Monday, November 20, 2017

Daycare di Groningen

Halo halo :)

Kali ini saya ingin cerita tentang serba-serbi daycare di Groningen. Dari sekian banyak daycare yang ada di Groningen, saya pilih daycare KITS cabang De Deimten (link : http://www.kinderdagverblijfkits.nl/locatie-zernikecomplex-page/, karena lokasinya dekat dengan sekali dengan kantor. Kantor saya di zernike complex, tepatnya di Linnaeusborg, dan daycare ini pas banget di belakang gedung. Kenapa pilih yang dekat kantor? Karena saya menitipkan Dinara sejak umur 5 bulan. Jadi ketika jam makan siang saya bisa kesana untuk menyusui langsung. 


Di KITS terdapat daycare dan juga After School (biasa disebut BSO, untuk anak-anak usia sekolah / Basisschool). Untuk daycarenya sendiri, terdapat dua grup, yaitu 1 babygroup (0-2 tahun) dan 1 peutergroup (2-4 tahun). 

Dalam seminggu, secara umum, anak bisa masuk daycare selama 5 hari (Senin-Jumat). Tapi kalau Dinara masuk daycare Senin-Kamis saja, hari Jumat saya dan suami gantian masuk kampus (setiap dua minggu sekali kami ambil day- off).

Untuk kegiatannya sendiri, sebagai gambaran, biasanya jadwalnya adalah sebagai berikut. 
Sebelum jam 9 anak sudah diantar ke daycare, kemudian jam 9 anak-anak makan buah bersama-sama. Dilanjut dengan kegiatan bermain, membaca buku, menggambar, bermain musik, atau main di halaman. Siang hari jam 12 jadwal anak-anak makan siang, biasanya makan sandwich (sudah disediakan daycare). Setelah itu biasanya anak tidur siang (nah ini tergantung anaknya, ada anak yang biasa tidur siang, ada yang tidak). Lalu jam 3 sore jadwalnya makan snack, biasanya cracker dan minum jus. Kemudian anak-anak main lagi, sampai orangtua menjemput hehe :)

Nah, sekarang perihal biaya. Rata-rata daycare di Belanda memasang tarif sekitar 7 euro per jam. Contoh tarif KITS ada di link berikut :http://www.kinderdagverblijfkits.nl/tarieven-page/, dengan sistem pembayarannya per bulan. Untuk jam masuk anak, pilihannya ada dua: setengah hari atau satu hari full (11 jam, dihitung dari KITS mulai buka yaitu jam 07.30 dan tutup jam 18.30).
Hmm.. untuk 4 hari seminggu masuk daycare, ya bisa dihitung sendiri ya. Sebulan saya harus membayar "sekian" euro. Jujur biaya daycare memang mahal, tapi Alhamdulillah ada subsidi dari kantor pajak Belanda apabila eligible.
Siapa yang eligible? Yang berhak mendapatkan subsidi ini adalah orang yang membayar pajak ke pemerintah Belanda, dan subsidi ini ditentukan oleh besar pendapatan. Semakin rendah pendapatan, semakin besar subsidi yang diperoleh. 

Sekian dulu cerita tentang daycare di Groningen.
Semoga membantu ya :)

Sunday, November 19, 2017

week #1 - The Basics of Violin

Hello there! I decided to write this section in English ☺ I know my English is not that superb but I will try my best! I have been dreaming of this instrument since I was 9 years old. I was inspired by Vanessa Mae and also Sharon Corr. 

I learned the violin when I was 19, yes, when I did my bachelor in Bandung. But then,  I did not have time to practice since I was so busy so with the academics activities, final projects, continued with master program, (and surprisingly) PhD program, and. etc etc etc....

well, to make a long story short, (with A LOT of support from my husband), I decided to learn it again, at the age of 27. Ha!

Two weeks ago I rented a violin in Het Stikerhuis, and last Monday I had my very first lesson. I know there are so many tutorials on youtube but I think I need a teacher who teaches me the basics technique. I read somewhere that it is more difficult to correct a bad habit. So, better to learn the good one from the very start :) It was almost 9 years I didn't play so I assumed that I forget all of the things (and my assumption was right, haha).

So, what I learn this week :
  • how to hold the bow
  • how to hold the violin
  • how to play an open string
  • how to play with 1st finger (only D and A string) 


This is the book that I used for practicing, and it is included a CD to make practice easier :)

Some exercises from my teacher this week:
What's challenging?
It's not easy! but I'm so happy doing this ❤ Alhamdulillaah..



Wish me luck! ☺☺

Bread Pudding

Halo semuanya..
Alhamdulillah weekend ini saya coba resep baru rekomendasi dari Bibi saya di Bandung : Bread Pudding alias Puding Roti. Beliau menggunakan resep dari Tintin Rayner, wah pasti namanya sudah tidak asing lagi dong ya.. ☺

Caranya mudah banget! Berikut resepnya ☺


Bahan-bahan:
  • 5 lembar roti tawar
  • 100 gram butter
  • 350 mL susu cair
  • 4 butir telur
  • 100 gram gula
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • Bubuk kayu manis secukupnya
  • Kacang almond untuk taburan
Dinara : "halo semuanya, ini bahan-bahannya ya.."


Cara membuat: 
1) Sobek-sobek roti lalu tata di atas pinggan, sisihkan

2) Hangatkan susu bersama butter hingga butter leleh (bisa di panci, kalau saya menggunakan microwave)

3) Dalam wadah lain, kocok lepas telur dan gula dengan menggunakan whisk

4) Tambahkan campuran susu-butter dan ekstrak vanila ke dalam telur kocok, aduk rata

5) Siram roti yang sudah tertata di pinggan dengan adonan

Dinara senang sekali bantu sobek-sobek roti :)



6) Taburi dengan kacang almond dan bubuk kayu manis

Siap dipanggang ;)

7) Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160 derajat Celcius selama 45 menit

8) Angkat dan sajikan :) Hmmm nyummy! Saya menyajikannya dengan cream cheese frosting (sisa dari membuat cupcake kemarin☺)



Selamat mencoba ya.. Happy baking! ☺

Tuesday, November 14, 2017

Puding Coklat

Halo semuanya.. :) 
Siapa sih yang tidak suka puding coklat? Teksturnya lembut, dan lumer di mulut. Plus plus rasa coklatnya nendang sekali! Resep ini saya dapat dari blog Just Try and Taste, blog masakan favorit saya.. Terimakasih banyak yaa Mbak Endang, anak saya sukaaaa sekali sama puding ini ☺

Oh iya, resep asli bisa menghasilkan dua buah loyang tupperware 30 x 15 cm. Tapi, karena saya hanya punya 1 loyang puding saja (maklum yaaa di perantauan hehehehe), jadi saya buat 1/2 resep deh. Resep di bawah sudah saya konversi menjadi 1/2 resep ya.. Berikut resepnya ☺

Bahan : 
- 1 Liter susu coklat kemasan kotak + 200 mL susu coklat kemasan kecil (kalau pakai susu merk supermarket seperti Albert Heijn, saya pakai susu coklat yang romig alias creamy)
- 200 gram dark chocolate, potong kecil-kecil agar mudah larut
- 1 bungkus agar-agar warna putih/ coklat 
- 15 gram coklat bubuk 
- 60 gram gula pasir 
- Sejumput garam 

Cara Membuat : 
1) Dalam panci besar, masukkan agar-agar bubuk, coklat bubuk, gula pasir dan garam. Aduk rata. 
2) Tambahkan kira-kira 300 mL susu coklat, aduk hingga benar-benar larut.  Jika susu dimasukkan sekaligus, khawatir  akan terbentuk gumpalan-gumpalan dan akan sulit untuk melarutkan gumpalan tersebut. 
3) Jika sudah larut, tambahkan sisa susu. Aduk. 
4) Masak dengan api sedang hingga larutan hampir mendidih (ada letupan kecil di sisi panci)
5) Tambahkan potongan dark chocolate, aduk terus hingga coklat menjadi larut. 
6) Setelah mendidih, matikan kompor.
7) Tuang larutan puding ke dalam loyang puding
8) Tunggu hingga uap panasnya hilang 
9) Dinginkan dalam kulkas
10) Sajikan dengan vla kesukaan ☺


Kesukaannya Dinara :)
Oh iya, saya ga sempat buat vla sendiri jadinya saya beli vla di Albert Heijn terdekat.. Praktis dan murah meriah, 0.5 L hanya 0.68 euro, vlanya digadoin juga enak..(loh kok jadi promosi☺)
Vla favorit saya :) 

Happy cooking! ☺

Source : Puding Coklat Super Nyoklat - Just Try and Taste

Monday, November 13, 2017

Strawberry Crumble Cake


Halo-halo semuanya.. 
Ada yang ingin kue dengan sensasi segar, dan krenyes-krenyes renyah? Mungkin ini bisa jadi pilihan :) Mama saya sering membuat kue ini, tapi Beliau menggunakan selai blueberry. Resep aslinya bisa menghasilkan dua buah kue dengan ukuran loyang brownies (loyang segi empat atau pun loyang panjang). Karena saya cuma punya 1 loyang, saya buat setengah resep aja. Resep di bawah ini untuk 1 loyang kue ya (Sudah dikonversi menjadi 1/2 resep) 

Bahan kue :
- 125 gram mentega tawar, suhu ruang
- 125 gram gula pasir
- 3 butir telur, pisahkan antara putih dan kuningnya ya
- 100 gram tepung terigu
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh ekstrak vanila
- Selai strawberry, kira-kira 4 sendok makan (atau selai buah lain sesuai selera)

Bahan Crumble:
- 50 gram tepung terigu
- 25 gram mentega
- 25 gram gula pasir

Cara membuat crumble:
1) Campur semua bahan
2) Aduk dengan pisau pastry (saya  biasanya mengaduk dengan tangan) hingga berbutir-butir.
3) Simpan dalam kulkas hingga saatnya digunakan

Cara membuat kue :
1) Kocok putih telur hingga kaku, sisihkan
2) Dalam wadah lain, kocok mentega dan gula dengan kecepatan tinggi hingga lembut


3) Tambahkan kuning telur satu per satu, kocok hingga rata


4) Tambahkan tepung terigu, baking powder dan vanilla, aduk hingga rata


5) Masukkan putih telur sedikit demi sedikit ke dalam adonan. Aduk dengan cara "melipat adonan". We don't want to knock the air out :) 



Konsistensi adonan :)
6) Tuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas roti
7) Panggang adonan dengan oven yang sudah dipanaskan, suhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 15 menit
8) Angkat loyang, kue terlihat  3/4 matang. Semprotkan selai strawberry  (sudah disiapkan dalam piping bag) dengan arah menyilang. Taburkan crumble di atasnya.




9) Panggang lagi hingga kue matang, kira-kira 15 menit.
10) Angkat dan sajikan :)






Hmm.. Lekker.. Kuenya pas banget sebagai teman minum teh di sore hari hihihi..
Selamat mencoba ya.. :) Happy baking!

Sunday, November 12, 2017

kenapa tidak makan babi?

Halo semuanya. Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja ya..
Kali ini saya ingin sedikit berbagi tentang sebuah cerita kecil, tapi Masya Alloh.. saya bisa mendapat hikmah dari sini. 

Jadi, pada saat jam makan siang, saya bersama teman-teman makan siang. kami terbiasa membawa bekal masing-masing. Kami pun menghangatnya dengan microwave yang tersedia di coffee corner

Sambil menunggu, kami menanyakan satu sama lain "hei kamu bawa bekal apa?". Iya, salah satu hal yang common  saat perbincangan makan siang. 

Saat itu, salah satu teman saya (bule, hehe) berkata...
X : hei Amalina, I bring the meat.
Saya : I'm sorry? 
X: "I bring pork." 
Kemudian Beliau melanjutkan
X: "Sampai sekarang saya tidak mengerti mengapa kamu umat muslim tidak boleh makan daging babi? Kalau alasannya daging itu kotor, agak sedikit kurang masuk akal. Lihat deh, sekarang kan peternakan babi sudah bersih. Lalu kalau peternakannya sudah bersih, apakah kamu jadi boleh makan daging babi?"
Dor!  
Pembawaan Beliau cukup intimidatif sih, dan saya ga mau debat. Kalau dibawa logika, ga akan sampai.. 

Dengan pemahaman saya yang masih minim ini, saya hanya menjawab

"Well, itu sudah tertulis di Al-Qur'an. Saya yakin Tuhan Maha Tahu yang terbaik untuk umatnya. Pasti itu untuk yang terbaik dan saya percaya itu."

Beliau mau menerima jawaban saya, meskipun saya tidak tahu ya Beliau puas atau tidak.
Tapi kemudian perbincangan makan siang pun kembali seperti biasa. Alhamdulillah.. 

Toilet training Dinara

Assalamualaikum..
Halo semuanya.. kali ini saya ingin cerita tentang  toilet training Dinara, ini berlangsung kira-kira 6 bulan yang lalu. Tulisan ini sudah lama banget ada di draft saya, malah baru dipost sekarang. Gak apa-apa lah ya.. :)

Sebenarnya toilet training ini sudah saya sounding dari awal tahun 2017. Teman-teman Dinara di daycarenya sudah bisa pipis sendiri, either di potty atau di WC. Yep, anak-anak di Belanda umumnya sejak dari umur 2 tahun sudah diajari toilet training. 

Waktu itu bulan Maret 2017, strategi kami yang pertama adalah kami biarkan Dinara sendiri yang pilih potty nya. Kami berpikir mungkin Dinara bisa jadi tambah semangat pipis di potty favoritnya. Mulailah dari situ kami ajak Dinara ke Hema, Kruidvat, lihat-lihat via online di www.beslist.nl. Lucunya, Dinara bilang "aku mau potty yang berwarna kuning".
Kami kira itu adalah permintaan simpel. Ah, easy peasy, gumam kami. Ternyata, kami cari... cari..oh man, mana nih potty warna kuning kok ga adaa.. kami cari online juga, dan GAK ADA potty warna kuning yang cocok. Pas ada, dijualnya malah di US, harganya pun gak pas di kantong, please I don't want to spend such amount of money just for a yellow potty  >.<

Sampai suatu ketika kami ke IKEA dan Alhamdulillah akhirnya Dinara pilih potty warna hijau. 
"itu potty-nya sama kayak di sekolah, Bu.", begitu Dinara. 
Yes! Kami sudah senang dong, Dinara suka nih sama potty-nya, bakalan gampang nih trainingnya. But the reality was the other way around. Sampai rumah, Dinara ga mau pipis di potty. Waduh...
Proses toilet training pun sempat ter-reset karena bentrok dengan jadwal conference di Dubrovnik selama satu minggu. Alhamdulillah waktu itu saya bisa bawa Dinara dan suami saya pergi kesana. (Cerita tentang pergi konferensi bersama keluarga in sya Alloh nanti saya post :), menyusul ya)
Ketika di Dubrovnik, Dinara ogah-ogahan pipis di toilet. Saya sedang riweuh juga, dan kami ga mau ambil resiko Dinara ngompol dimana-mana. Walhasil, toilet traning pertama gagal.

Kami sadari juga kalau sebelumnya kami agak setengah-setengah dalam melatih Dinara. Kami melatih Dinara tapi popoknya belum dilepas. Begitu saja berjalan hingga bulan April. Kami hanya bilang "kalau mau pipis, bilang ya". Ternyata itu tidak mempan. Dinara masih belum tahu rasa tidak nyaman basah karena pipis di celana. Kami pun mengakui belum benar-benar konsisten.

Akhirnya, pada bulan Mei, kami putuskan untuk totalitas dan konsisten dalam toilet training Dinara. Selama training ya popoknya harus sambil dilepas juga. Tujuannya agar Dinara mengerti rasa tidak nyaman karena basah. Mulailah kami mencari training pants, kami beli disini . Sederhana saja, kami beli itu karena ada yang bergambar kucing dan Dinara suka kucing hehehehe.. 
Saya bilang ke Dinara kalau "Dinara sudah besar dan sudah tidak pakai popok. Kalau mau pipis, harus bilang ke Ibu ya."
Saat itu juga, kami lepas popok Dinara dan kami gak pakai potty, langsung di toilet saja deh biar cepat hehehe..  Dan............ ya sudah bisa ditebak, di awal-awal, sering kali Dinara pipis di celana, bahkan sampai menangis. 
"Ibu, ini nat.. hiks hiks" (bahasa belanda, artinya basah)
Untuk kami, yang penting Dinara mengerti dahulu kalau pipis di celana itu tidak nyaman. Walaupun yaa.. kami nyuci training pantsnya setiap hari, cuci kering pake banget. Apalagi Dinara selalu request "aku cuma mau pake celana yang gambar kucing" 
fiiuh, rasanya gemes hehehe.. 
Setiap sebelum tidur dan setiap bangun pagi, Dinara harus pipis di toilet, mau atau tidak mau hehehe.. Saya pun membatasi minum Dinara pada malam hari, pokonya setelah pipis sebelum tidur, Dinara jangan sampai minum lagi.  
Oh iya, kami pun menyiapkan seprei waterproof selama toilet training Dinara. Kami totalitas saat itu, saat Dinara tidur pun kami tidak kami pakaikan popok,. Brutal kan  >.<
Kadang greget juga, tapi ya namanya juga anak kecil. hehehe. 
Supaya Dinara tambah semangat, saya pun membuat record toilet training untuk Dinara. Setiap Dinara pipis di toilet, saya hadiahi stiker deh :D Dua minggu kemudian, toilet training selesai sudah! Alhamdulillah.. Dinara sudah lancar ke toilet sendiri dan tidak ngompol di malam harinya. :)
Duh, Ibu terharu :') Anak Ibu sudah besar... Saat-saat ini yang nantinya akan jadi cerita ketika Dinara sudah dewasa nanti. Alhamdulillah.. :)


Adult beginner violinist hoho

Halo halo semuanya..

Kabar gembira untuk saya *cie*
Akhirnya mimpi yang pernah saya kubur dalam-dalam, saya buka kembali. Apakah itu? Belajar bermain biola! :') Dari kecil saya selalu ingin bisa bermain biola, terinspirasi sekali oleh Vanessa Mae dan juga Sharon Corr. I was exposured with their musics since I was 9 years old I think. 

Dulu sempat belajar biola watu saya kuliah S1, kalau gak salah semester 5 (eh apa semester 6 ya, tahun 2009 pokonya). Saya les privat sama Teh Gisti.  Tapi karena kesibukan skripsi, terbengkalai lah sudah.. :( Dilanjut dengan kesibuka tesis, lalu nikah, lalu S3, lalu punya anak, dan seterusnya... off vakum, gak sentuh biola lagi sampai... 9 tahun lamanya! Ya Alloh..

Kok tiba-tiba mau mulai lagi?
Iya, ini karena saya mungkin sedang berada di tengah ke-stres-an yang cukup yaaa lumayan lah. Dan kayaknya saya perlu stress release yang lumayan powerful haha. Soalnya bikin kue udah kurang mempan lagi merelease stres saya. Saya buka-buka youtube, adakah yang baru mulai belajar biola lagi di umur dua puluh lima ke atas ini.. dan ternyata banyak! I was end up in ViolinNoobie youtube channel and Marijke plays youtube channel. Ah, hati ini bergetar rasanya. Akhirnya, saya bilang sama suami hehe. TERIMAKASIH, Suami! Dukungan yang luar biasa benar-benar bisa membuat saya semangat lagi! 

Okeydokey, langsung dong saya survey tempat les. Gak tanggung-tanggung, dua tempat les saya cobain hehe.. Berani begitu karena  pertemuan pertama tidak dikenai biaya alias gratis hehehehe.. yaa trial test lah ya hehe. Kalau cocok, ya lanjut. Kalau tidak cocok, ya sudah deh sampai disini sahaja (kayak taaruf yaa :P)

Kemudian saya membandingkan harga (yes I'm on a budget), jadwal (apakah les ini akan menggangu riset saya), lokasi (apakah terlalu jauh dari rumah), guru (apakah gurunya bisa mengajarkan les dengan bahasa Inggris), dan lain-lain. Alhamdulillah ada yang cocok, langsung deh saya minta yang paling penting dari yang penting : acc dari suami ;)
Alhamdulillah, suami sudah OK.  Yup, les privat seminggu sekali setiap Senin pagi in sya Alloh :) woohoo..

Terus biolanya bagaimana? Nah, jelas saya tidak beli biola baru. Sayang soalnya, biola saya kan di rumah orangtua saya hehe. Oleh karena itu, saya menyewa biola di sini : Het Strijkerhuis
Sebaiknya, telepon dulu sebelum ke sana ya supaya biolanya bisa disiapkan oleh mereka :)
Meanwhile we were waiting for the contract of administration process, my hubby took some pictures of me :)

Ceritanya kalem...
But I can't hide my excitement!

Harga sewa biola disini bervariasi. Sebagai contoh, biola yang sewa memakan biaya 40 euro per 3 bulan. Itu sudah termasuk tas biola dan rosin. Saya malah request dipinjamkan mute atau peredam suara  biola supaya tetangga ga protes kalau saya latihan hihihi.. I'm afraid I'm squeaking instead of making beautiful sounds >.< 

Tadaaaa!

Anyway.. Doakan saya yaaaa :)

Saturday, November 11, 2017

Buttermilk, hmm.. itu apa ya?

Tak jarang kita temukan buttermilk dalam resep-resep kue, pancake, bahkan masakan-masakan barat.
Nah, sebenarnya apa sih buttermilk itu? ☺

Buttermilk (atau Karnemelk dalam bahasa Belanda) adalah susu hasil dari produk samping pembuatan mentega (Nah, sekarang ketahuan kan kenapa disebutnya buttermilk hehe). Rasanya cukup asam dan teksturnya cukup kental, ya mirip-mirip yogurt  (tapi to be honest lebih enak yogurt sih menurut saya, menurut saya lho ya..)

Alhamdulillah,, di Belanda, bahan dairy based seperti ini melimpah dan harganya murah. Biasanya  di supermarket, buttermilk dikemas dalam dua jenis ukuran, 500 mL dan 1 Liter. Kalau di kantin-kantin kampus ada kemasan 250 mL (dalam gelas plastik). Sebagai gambaran, harga 1 Liter buttermilk adalah 0.9 euro, dan harga 0.5 Liter buttermilk adalah 0.7 euro. Wih, ga jauh beda! Mending beli yang 1 Liter dong kalau gitu? Hmm.. Tergantung selera sih, kalau saya lebih suka beli yang 500 mL saja, soalnya saya pakai ini hanya untuk kue, bukan untuk konsumsi sehari-hari layaknya susu. Oh iya, ketahanan buttermilk ini kira-kira 6 hari setelah kemasan dibuka. 
ini dia buttermilk yang suka saya pakai hehe..

"Wah, di tempatku susah sekali cari buttermilk! Bagaimana ya... "
Jangan khawatir, kita bisa membuat penggantinya sendiri kok :) Berikut caranya ya..

Bahan-bahan  : 

  • 1 gelas susu segar hangat (suam suam kuku)
  • 2 sendok makan cuka atau air jeruk lemon
Cara membuat :

1) Campurkan cuka atau air jeruk lemon ke dalam susu hangat
2) Aduk rata
3) Diamkan 5-10 menit. Susu akan mengental dan gumpalan-gumpalan putih akan terbentuk. 
4) Voila, jadi deh!  Siap digunakan untuk kue, pancake atau masakan lainnya.

Selamat mencoba ya! Happy cooking! ☺

Sources: Homemade Buttermilk - Gemma Bold Baking Basics

Sunday, October 29, 2017

Roti Sobek Coklat

Roti Sobek Coklat 

Bahan-bahan:
- 1 gelas susu hangat
- 2 1/2 sendok teh ragi
- 2 butir telur, suhu ruang
- 40 gram mentega, lelehkan
- 100 gram gula pasir
- 1 sendok teh garam
- 475-550 gram tepung protein tinggi
- Coklat meises untuk isian

Cara membuat :

1) Di dalam wadah besar, tuang susu hangat dan 1 sendok teh gula bersama ragi. Aduk rata. Tunggu sekitar 5 menit hingga muncul buih-buih ragi.

2) Tambahkan telur, mentega cair (suhu sudah menghangat, tidak panas!) dan garam. Aduk rata.

3) Tambahkan terigu secara bertahap lalu uleni hingga kalis.

4) Diamkan adonan dalam wadah (yang sudah diolesi minyak) yang ditutup dengan handuk basah selama 45-60 menit hingga adonan mengembang dua kali lipat.

5) Kempiskan adonan, bagi adonan masing-masing 50 gram. Bulatkan dan isi dengan meises coklat. Rapatkan.

6) Tata di atas loyang. Diamkan selama 30 menit hingga adonan roti mengembang dua kali lipat.

7) Panaskan oven suhu 170 derajat C. Panggang roti selama 15-20 menit hingga roti matang.

8) Angkat dan oles bagian atas roti dengan mentega.



Happy baking! 😁

Kegiatan rutin kami : membuat bumbu dasar :)


Berhubung masakan Indonesia selalu menggunakan bawang merah dan bawang putih, saya dan suami selalu menyediakan bumbu dasar bawang untuk menghemat waktu dan tenaga. Mengupas bawang merah (bercucuran air mata karena perih) dan bawang putih hanya 2-3 minggu sekali hehehe.. 

Caranya mudah sekali. Haluskan 500 gram bawang merah dan 3-4 bonggol bawang putih di food processor. Kemudian, kami masukan per 1 sendok makan ke dalam plastik kecil sampai bumbunya habis (hmm, just like making aliquots hehe *nerd alert*) Setelah itu, kami simpan di freezer deh. Mudah bukan? 😁 Saat mau masak, tinggal ambil satu plastik dari freezer, lalu biasanya saya rendam di mangkuk berisi air sampai tidak begitu membeku lagi. Nah, sambil menunggu si bawang, saya bisa menyiapkan bahan yang lain kan.. Yap, masak jadi lebih cepat dan efisien. Alhamdulillah kami sudah "istiqomah" *tsah* melakukan ini selama lebih dari 4 tahun 😁😁 





Happy cooking! 😁


My own cookbook

Sejak tinggal di Groningen, semua dikerjakan sendiri. Makanan pun harus masak sendiri agar terjamin kehalalannya. Sejak di Groningen pula, saya suka bereksperimen di dapur alias mencoba-coba resep baru. Biasanya saya tulis di kertas-kertas bekas (demi hemat haha). Tapi ternyata... kalau ditulis di kertas, kertasnya suka berceceran dan hilang deh. 
Sampai suatu hari, ketika saya hamil Dinara, saya jadi pelupa, se-lupa itu. Waktu itu saya lagi masak resep andalan yang hapal di luar kepala, pokonya masak tuh udah kaya mode autopilot πŸ˜Ž, tiba-tiba  di tengah-tengah proses masak, sampai lupa banget bahan-bahan seterusnya apa ya...😢😢. Saya juga gak bisa nanya ke suami. Akhirnya.. tentu saja saya nanya Mamah. Untung waktu itu Mamah lagi fast response (maklum kan beda waktu Belanda-Indonesia sekitar 5 jam hehe..)

Jadi... agar tidak terulang lagi, sang Suami berinisiatif membelikan buku tulis dan berkata..
"Bu, tulis semua resep-resepnya disini ya." 
Sejak itu, saya selalu menuliskan resep yang baru saja dicoba di buku tulis 😊 and after more less 4 years... Voila!


halaman bagian daftar isinya udah ga muat, harus ditambal :p

Kecipratan pewarna merah >.<
several of trials... 

Alhamdulillah.. Sudah sampai 100 resep ternyata!

Ini sih udah kaya Lab book saya alias buku jurnal praktikum, tapi praktikumnya di dapur hihihi.. 
Semoga buku ini bermanfaat, mungkin bisa saya wariskan ke anak saya nanti.. :) 
Alhamdulillah!

Cinnamon Rolls


Cinnamon Rolls! Roti ini biasa disajikan di Eropa Utara dan Amerika Utara (kata wikipedia hehe), biasa disajikan untuk sarapan atau bahkan makanan penutup. Di beberapa tempat, roti ini disajikan dengan cream cheese icing atau icing sugar.

Membuat roti ini cukup mudah lho! It tastes so good and my hubby took this bun over and over again... ;) )

Cinnamon Rolls

Bahan-bahan roti:
- 1 gelas susu hangat
- 2 1/2 sendok teh ragi
- 2 butir telur, suhu ruang
- 40 gram mentega, lelehkan
- 100 gram gula pasir
- 1 sendok teh garam
- 475-550 gram tepung protein tinggi
- 180 mL heavy cream

Bahan isian roti :
- 220 gram brown sugar
- 2 1/2 sendok makan kayu manis bubuk
- 40 gram mentega

Bahan cream cheese topping:
- 200 grams of cream cheese, softened
- 40 gram mentega
- 1 sendok teh ekstrak vanilla
- Gula halus secukupnya
- 1/8 sendok teh garam
- 2-4 sendok makan susu cair

Cara membuat :
1) Di dalam wadah besar, tuang susu hangat dan 1 sendok teh gula bersama ragi. Aduk rata. Tunggu sekitar 5 menit hingga muncul buih-buih ragi.

2) Tambahkan telur, mentega cair (suhu sudah menghangat, tidak panas!) dan garam. Aduk rata.

3) Tambahkan terigu secara bertahap lalu uleni hingga kalis.

4) Diamkan adonan dalam wadah (yang sudah diolesi minyak) yang ditutup dengan handuk basah selama 45-60 menit hingga adonan mengembang dua kali lipat.

5) Panaskan oven suhu 170 derajat C. Siapkan loyang, olesi dengan mentega.

6) Setelah adonan mengembang, giling adonan  sehingga membentuk persegi panjang besar (dengan rolling pin)  di atas permukaan yang sudah diberi sedikit tepung terigu agar tidak lengket.

7) Olesi permukaan adonan roti dengan mentega cair

8) Dalam mangkuk kecil, campurkan brown sugar dan bubuk kayu manis hingga rata. Taburkan campuran gula kayu manis ini di atas adonan roti.

9) Gulung perlahan adonan dan potong-potong dengan ketebalan 4 cm, kemudian tata di atas loyang. Diamkan selama 30 menit hingga adonan roti mengembang dua kali lipat.

10) Panggang selama 7-10 menit, keluarkan dari oven dan tuangkan 1-2 sendok makan heavy cream over each roll. Panggang kembali selama 20 menit atau hingga roti berwarna coklat keemasan.

11) Sambil menunggu rotinya matang, siapkan topping cream cheese.  Kocok rata cream cheese, mentega, vanilla dan susu cair. Tambahkan gula halus. Atur konsistensi topping dengan menambahkan beberapa  sendok susu cair.

12) Sajikan Cinnamon rolls bersama topping di atasnya:)



Resep ini menghasilkan 16 buah Cinnamon Rolls.
Sumber : Cinnamon Rolls- Tatyana Everyday Food.

Happy Baking! ;)

Donat Kentang, nyamm ;)

Halo semuanya!
Ini dia favorit ayahnya Dinara, Donat kentang :) Saya pakai resepnya bu Fatmah Bahalwan NCC yang terkenal itu. Berikut resepnya ya :)

Bahan :
- 500 gram tepung terigu protein tinggi (kalau disini saya pakai terigu yang tulisannya Patentbloem)
- 11 gram ragi (saya pakai dua bungkus ragi Dr. Oetker)
- 200 gram kentang halus, dinginkan
- 4 buah kuning telur
- 75 gram mentega
- 1/2 sendok teh garam
- 100 mL susu cair hangat
- 100 gram gula halus

Cara membuat:
1) Siapkan susu cair hangat, campur dengan ragi. Tunggu hingga ragi mengeluarkan buih (kira-kira 10 menit).
2) Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu dan gula halus. Aduk rata.
3) Masukkan kentang halus dan kuning telur satu per satu.
4) Tambahkan campuran susu cair-ragi, uleni hingga setengah kalis.
5) Setelah setengah kalis, tambahkan garam dan mentega. Ulenin lagi hingga kalis.
6) Diamkan adonan selama kurang lebih 45-60 menit.
7) Kempiskan adonan, bagi adonan masing-masing 50 gram. Bulatkan dan cetak dengan cetakan donat.
8) Diamkan lagi donat selama 20-30 menit. Donat akan mengembang cantik :)
9) Goreng donat dengan api sedang cenderung kecil.


10) Tiriskan dan donat siap dihias ;)





Curhat sedikit boleh kaaan.. 
Pengalaman saya bikin donat di Groningen dan di Indonesia, hmmm beda! Kenapa? Karena disini suhu ruang cenderung dingin sehingga butuh waktu lama untuk si adonan bisa mengembang. Beda dengan kondisi di Indonesia yang hangat dan lembab, ragi bekerja sangaaaat optimal hihihi. 

Oleh karena itu, saya proofing adonan saya di kamar hangat menggunakan heater :D dan kadang saya juga humidifier supaya lembab, jadi si ragi tambah happy!

Selamat mencoba ya! Happy making donuts!

Wednesday, October 25, 2017

bersih bersih blog :)

Halo semuanyaa :)

Alhamdulillah ada lagi kekuatan untuk membuka blog ini lagi hehehe. Ini dalam rangka bersih-bersih dan flashback sih ceritanya... Flashback dalam artian baca-baca postingan yang udah lama, dari tahun 2009 deh..
oohh dulu tuh saya posting kaya gitu ya, geuningan.... (lah sampai ga sadar hahahaha tetot).
Oke deh intinya blognya in sya Alloh sudah dibersihkan dari postingan-postingan saya yang jaman baheula. Postingan lebih menurun sih tapi yaa jadi lebih fresh kaaaan.. Anyways, in sya Alloh blognya akan diupdate lagi, yeaaay!

Monday, August 14, 2017

Nutella Oreo Cheesecake

Untuk penggemar dessert (seperti saya), this is such a special treat. Oreo... Nutella.. in a cheesecake?! Yumm!! πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

Nutella Oreo Cheesecake

Bahan crust:
- 2 bungkus oreo, hancurkan hingga menjadi halus
- 6 sendok makan mentega, lelehkan

Bahan filling:
- 1 kg cream cheese
- 3/4 gelas heavy cream + 2 sendok makan 
- 2/3 cup Nutella
- 200 gram gula pasir
- 1 sendok makan tepung maizena
- 4 butir telur

Bahan topping Nutella:
- 2/3 cup Nutella
- 1/3 cup heavy cream

Cara membuat crust:
1) Siapkan loyang bongkar pasang (diameter 28 cm).
2) Dalam mangkuk besar, campurkan remahan oreo dan mentega cair. Setelah tercampur rata, masukkan ke dalam loyang dan tekan-tekan hingga adonan biskuit menjadi padat di dasar loyang.

Cara membuat filling:
1) Dalam wadah kecil, campur gula dan juga tepung maizena. Aduk. Sisihkan.
2) Kocok cream cheese, tambahkan heavy cream. Kocok hingga adonan menjadi fluffy (langkah ini penting agar nantinya dapat menjadi dua lapisan cheesecake)
3) Tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi smooth dan creamy.
4) Masukkan vanila, dan telur satu demi satu. Kocok hingga rata.
5) Pisahkan kira-kira sepertiga adonan di dalam mangkuk lain, tambahkan nutella dan juga 2 sendok makan heavy cream. Aduk hingga rata.
6) Tuang "adonan putih" ke dalam loyang yang telah berisi oreo crust. Kemudian,  tuang perlahan "adonan nutella" di atasnya. Ratakan di atasnya.
7) Panggang dengan oven suhu 150 derajat Celcius, dengan teknik au bain marie (wadah berisi air panas) selama 1 jam - 1 jam 10 menit sampai permukaan cheesecake terlihat keras namun bagian tengahnya masih sedikit berguncang saat loyang digoyangkan.
8) Matikan oven, diamkan cheesecake di dalam oven dengan pintu yang sedikit terbuka selama 1 jam.
9) Keluarkan cheesecake dari oven, dinginkan di rak kawat hingga mencapai suhu ruang kemudian simpan cheesecake minimal 4 jam dalam kulkas. Untuk hasil terbaik, simpan selama semalam.

Cara membuat topping nutella dan penyelesaian:
1) Siapkan nutella dalam wadah 
2) Dalam panci, masak heavy cream hingga bergelembung di sisi panci
3) Angkat, dan masukkan ke dalam wadah berisi nutella
4) Aduk rata dan biarkan dingin
5) Siram topping nuttella di atas cheesecake
6) Sajikan 😊



Waktu itu buru-buru dipotong soalnya udah ga sabar hihihi. Sorry for the mess :P
Happy baking! 😊

Risoles Ayam Sayur

Favorit saya banget nih, gorengan! πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹
Di mana pun yaa orang Indonesia selalu cari gorengan haha. Apalagi kalau lagi ada acara pengajian , buka puasa bersama, atau acara dari PPI, gorengan selalu habis dalam waktu sekejap! 
Nah, karena risoles ini bikinnya (to be honest) lama dan makan waktu, maka saya biasanya suka sekalian bikin dalam jumlah besar supaya sekalian capek hehehe... :) Sisanya dibekukan deh, and snacks are in stock. Kalau perlu tinggal goreng, praktis! πŸ˜‰

Risoles Ayam Sayur

Bahan-bahan untuk kulit risoles:
- 150 gram tepung terigu
- 500 mL susu
- 2 butir telur
- 75 mL minyak goreng

Bahan-bahan untuk isi risoles:
- 250 gram ayam cincang
- 1 buah wortel, potong dadu kecil-kecil
- 100 gram buncis, potong ukuran kecil dan cukup tipis
- 3 buah kentang, poting dadu kecil-kecil
- 1 buah bawang bombay besar
- margarin/mentega untuk menumis
- 200 mL susu cair
- Garam dan merica secukupnya
- Bubuk pala secukupnya
- Telur untuk membalut risoles
- Tepung panir



Cara membuat kulit risoles:
1) Campur tepung terigu dan telur, masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tidak menggumpal. Kemudian, masukkan minyak sayur. Aduk hingga rata.
2) Panaskan wajan teflon kecil/ wajan dadar, buat dadar. Jangan terlalu tebal, usahakan setipis mungkin. Lakukan hingga adonan habis.

Cara membuat isian risoles:
1) Panaskan wajan, masukkan mentega. Tumis bawang bombay hingga harum.
2) Masukkan ayam cincang, masak hingga ayam berubah warna.
3) Tambahkan potongan kentang, wortel dan buncis. Aduk hingga rata
4) Masukkan susu, masak hingga susu meresap. Tambahkan garam dan merica. 

Penyelesaian:
1) Ambil satu kulit risoles.
2) Tambahkan 1 sendok makan isian risoles, letakkan di sisi kulit risoles, gulung.
3) Celupkan ke dalam kocokan telur dan gulingkan ke dalam tepung panir.
4) Simpan di dalam lemari es sebelum di goreng agar tepung panir menempel dengan baik.
5) Apabila hendak disimpan di dalam freezer, susun risoles dengan rapi dan simpan di freezer selama kurang lebih dua jam atau hingga permukaannya beku


Susun yang rapi sebelum masuk ke dalam freezer
6) Apabila permukaannya sudah beku, masukkan risoles ke dalam wadah plastik atau tupperware.

Dengan cara seperti ini, risoles tidak akan saling menempel ketika akan diambil untuk digoreng
7) Goreng risoles dengan minyak panas hingga berwarna kuning kecoklatan.


8) Risoles siap disajikan.

Happy cooking! 😊

My very first Macarons

I have the almond meal since a long time ago, but it was just standing there nicely in my cupboard. Semangatnya kok cuma sampai di tahap "beli bahan bahannya aja" 😁

Setelah googling cukup lama, akhirnya saya mendapatkan resep ini dari http://www.southernfatty.com. I would really recommend you to look at this page  http://www.southernfatty.com/macarons-101/. Artikelnya memang cukup panjang tapi ada banyak troubleshooting dan juga trik cara membuat macarons untuk pemula. Indeed, it is very helpful πŸ˜‰πŸ˜‹ 

Macarons

Bahan-bahan:
- 90 gram putih telur (3 putih telur), suhu ruang (PENTING!)
- 55 gram gula pasir
- 200 gram gula halus
- 110 gram almond bubuk
- 1/4 sendok teh cream of tartar
- 1/4 sendok teh garam
- pewarna makanan, opsional

Cara membuat:
1) Kocok putih telur dengan kecepatan sedang sampai berbuih (kira-kira selama 1 menit)
2) Tambahkan gula pasir dan cream of tartar. Kocok hingga sangat kaku. You should be able to reverse the whisk and have the peak stands very tall without falling.
3) Tambahkan pewarna makanan. Gunakan  sedikit lebih banyak dari takaran karena warna akan sedikit memucat macarons dipanggang. 
4) Dalam wadah lain, ayak almond bubuk dan gula halus. Ayak ulang selama 4-5 kali hingga tidak ada butiran kasar yang tersisa. Kemudian tambahkan ke dalam adonan putih telur. Aduk dengan cara "dilipat" (kira-kira 60-70 kali lipatan).
5) Siapkan kantong segitiga berisi spuit, isi dengan adonan macarons. Cetak dengan menggunakan template, bisa dilihat di link ini
6) Diamkan selama 30 menit pada suhu ruang hingga permukaannya mengeras.
7) Panggang selama 16 menit dengan suhu 150 derajat Celcius.
8) Angkat dan dinginkan. 
9) Isi dengan buah favorit (saya menggunakan isian raspberry) dan tempelkan dengan macarons lain sehingga membentuk sandwich.
10) Sajikan πŸ˜‰
Hello, babies! :D
I know it is still far from perfect, but I'm quite proud hihihihi :D

Lesson learned. Jangan keburu takut sama proses yg kelihatannya intimidating. Kalau udah dikerjain dan dikeureuyeuh mah alhamdulillah sampai juga di garis finish. Wooohoo! Alhamdulillah!! :) 

Happy baking! 😊

Puding Karamel

Akhirnya.. bikin juga puding karamel ini. The taste... reminds me to my childhood :). Mamah saya sering sekali buatkan puding ini untuk saya. Nah kan, jadi kangen Mamah deh :')

Puding Karamel

Bahan :
- 400 ml susu segar/susu cair
- 100 ml heavy cream
- 6 sendok makan gula halus
- 3 butir telur
- 2 butir kuning telur
- 1 sendok teh vanila ekstrak

Bahan untuk caramel:
- 5 sendok makan gula pasir
- 2 sendok makan air + 1 sendok makan

Cara membuat :

1) Membuat karamel : Campurkan gula dan air, masak di dalam panci dengan api yang kecil. Aduk dan masak hingga warna menjadi kecoklatan. Jangan sampai karanel gosong. Sesegera mungkin sendokkan karamel ke dalam wadag karena karamel mudah mengental.
2) Siapkan mangkuk. Masukkan telur dan gula. Aduk dengan whisk, asal rata saja, we don't want to make air bubbles here.
3) Siapkan panci kecil, masak susu, vanila dan krim dengan api kecil. Masak sampai ada gelembung sedikit, just a simmer. Aduk sesekali saja agar tidak pecah. Jangan sampai mendidih. Jika sudah muncul busa, segera angkat. Diamkan hingga dingin.
4) Tuang susu ke dalam adonan telur. Aduk dan saring.
5) Masukkan ke dalam cetakan yang sudah berisi karamel (saya menggunakan ramekin kecil)
6) Panggang dengan teknik au bain marie, suhu 150 derajat Celcius selama 20 menit. Setelah itu turunkan suhu menjadi 100 derajat Celsius dan lanjutkan selama selama 30 menit.
7) Angkat dan dinginkan.


Happy cooking! :) 

Source: Just try and taste - Puding Karamel 

Sunday, August 13, 2017

Homemade Bakso yummy

Bakso homemade? Why not? :)
Karena disini tidak ada Mamang Bakso lewat, di pasar pun tidak ada bakso. Sebetulnya saya pernah lihat ada bakso di toko Oriental tapi saya khawatir akan kehalalannya. Oleh karena itu, akhirnya kami buat sendiri basonya. Resep ini bisa menghasilkan 60-70 butir bakso.

Bahan-bahan:
- 1/2 kg daging sapi cincang
- 1/2 kg ayam fillet, cincang
(dua daging di atas saya blender dengan food processor sampai benar-benar halus)
- 1/2 gelas air dingin
- 5 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula
- 2 sendok teh bawang putih bubuk
- 1 sendok teh merica
- 1/2 sendok teh baking powder
- 2 butir telur
- 12 sendok makan tepung tapioka
- 2 sendok makan tepung maizena
- air untuk merebus

Cara membuat :
1) Campur daging ayam cincang dengan daging giling cincang, aduk rata.

giling ayam sampai halus..



2) Tambahkan garam, gula, bawang putih bubuk, merica dan baking powder. Campur hingga rata.
3) Tambahkan telur. Aduk. Kemudian tambahkan tepung tapioka dan tepung maizena.



4) Aduk rata dan diamkan di kulkas selama 1 jam.
5) Rebus air, jangan sampai mendidih sekali, cukup sampai ada gelembung-gelembung di sisi panci (simmer)
6) Cetak bakso dan tunggu hingga bakso mengapung



7) Angkat dan masukkan bakso yang telah matang ke dalam baskom yang berisi air dingin. Biarkan bakso hingga tenggelam.


Bentuknya seperti bakso urat ya.. Nyam homemade bakso pasti lebih enak :)

Biasanya saya masukkan bakso ke dalam plastik, tiap plastik isi 10-12 bakso, saya tunggu hingga bakso benar-benar dingin lalu saya simpan di dalam freezer.


Voila, bakso selalu siap digunakan untuk pelengkap di berbagai hidangan seperti sop, tumis capcay, mi goreng, nasi goreng atau bahkan untuk pelengkap makan Indom*e. hhehehe :)

Oh iya, kalau ada kulit pangsit di rumah, adonan bakso bisa dijadikan adonan pangsit juga lho.. lalu tinggal goreng deh :)


Saya tidak membuang air rebusan bakso, karena masih bisa digunakan untuk kuah bakso :) Saya tambahkan sedikit bawang daun dan juga bumbu kuah bakso merk Royco. Rasanya tambah sedap! :)

gambar diambil dari sini 

Mi bakso pangsit goreng a la Amalina ;)

Happy cooking!! :)

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik