Sometimes you will never value of a moment until it becomes a memory -Dr. Seuss

Nutella Thumbprint Cookies


Nutella Thumbprint Cookies

Bahan-bahan:
  • 100 gram butter
  • 50 gram margarin
  • 225 gram tepung terigu
  • 120 gram gula halus
  • 100 gram kacang mede, cincang halus
  • 1/4 sdt baking powder
  • 20 gram susu bubuk
  • 20 gram tepung maizena
  • 3-4 sendok makan nutella, masukan ke dalam piping bag 
  • 1 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya
Cara Membuat 
1) Dalam wadah, campurkan tepung terigu, maizena, susu bubuk dan baking powder. Aduk sampai rata.
2) Dalam wadah lain, kocok mentega, margarin dan gula halus sampai rata. Kemudian tambahkan kuning telur. Kocok hingga rata. 
3) Tambahkan campuran tepung, aduk dengan spatula. Jika adonan terlalu lembek, boleh ditambahkan dengan 1 sdm tepung terigu.
4) Bulat-bulatkan adonan sebesar bola bekel (kalau saya ditimbang satu per satu seberat 10 gram hehehe). 
5) Gulingkan bulatan adonan kue ke dalam putih telur, lalu gulingkan ke dalam wadah yang berisi kacang mede halus
6) Tata di atas loyang yang sudah dialasi kertas kue. Kemudian beri cekungan pada adonan kue dengan cara menekannya dengan jempol
7) Panggang dengan suhu 170 derajat Celcius selama 10 menit
8) Keluarkan dari oven, lalu isikan filling Nutella pada cekungan di tengah kue

Kue setelah diisi dengan Nutella

9) Panggang lagi selama 10 menit atau sampai keemasan
10) Keluarkan dari oven, tunggu hingga dingin sebelum disajikan :) 

Ada yang gak sabar nyicip hihihi.. 

Selamat mencoba! Happy baking!

Cerita Idul Fitri 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19


Halo! Selamat hari raya Idul Fitri! Taqabbalallahu minna wa minkum. Kami mohon maaf lahir dan batin ya. Semoga amalan kita semua selama bulan Ramadhan diterima Allah, aamiin aamiin aamiin.. 
Gimana nih cerita lebarannya dalam masa pandemi ini? 

Meskipun lebaran #dirumahaja, semoga silaturahim masih terjaga ya insya Allah. 

Hari Lebaran #1
Lebaran kemarin kami sholat Idul Fitri di rumah, suami menjadi imam dan menjadi khatib pada sholat Idul Fitri 😊 Kemudian, kami tentu saja foto keluarga bersama mumpung momennya pas. Secara belum punya foto keluarga lengkap berempat sejak ada baby DNA hehehe.. 



Setelah foto keluarga yang mengandalkan tumpukan buku+self timer kamera, kami bersilaturahim online dengan keluarga inti dari saya. Alhamdulillah koneksinya baik sehingga kami dari Jakarta, orangtua dan adik dari Karawang dan kembaran saya yang sedang ada di Tokyo bisa sungkem online. Meski pun hanya menggunakan Zoom, tetap saja heboh hehehe. 



Kemudian, Zoom session pun dilanjutkan dengan keluarga besar dari Mamah. Alhamdulillah bisa bertemu lagi dengan Ua - Ua dan juga Mamang - Bibi setelah tidak lebaranan dengan Beliau-beliau selama 6 tahun lamanya. Yup, selama ini Lebaran selalu di Belanda karena Qadarullah selalu jatuh tepat di musim panas sehingga... harga tiket pulang mahal bhosque hehehe. 


Nah, karena pada silaturahim ini salah satu Mamang berhalangan hadir, maka silaturahim online ini diadakan kembali keesokan harinya. 

Pada malam hari sebelum silaturahim hari kedua diadakan, kira-kira sekitar pukul 19:00, tiba-tiba saya kepikiran untuk membuat kuis berhadiah supaya silaturahimnya jadi lebih meriah. Ide ini terinspirasi dari De Gromiest yang mengadakan acara Ngabuburit+Quiz menggunakan media Zoom dan Kahoot.it. 

Saya pun berdiskusi dengan kembaran saya, Amel, kira-kira doable ga ya, keburu gak ya persiapannya, soalnya ini projek Sangkuriang alias harus jadi dalam waktu semalam 🙆

Amel pun setuju dan saya pun langsung mengontak Mang Ceppy. Saya meminta Mang Ceppy untuk membuatkan pertanyaan seputar Keluarga Alm. Eman Sulaeman, seperti siapa kah nama kandung Ibunya Nenek, kapan tanggal lahir Nenek, kapan tanggal lahir Kakek, dsb. 

Supaya semakin meriah, saya pun menyisipkan pertanyaan ilmiah mengenai pandemi Covid-19 dan juga pertanyaan random seputar drakor The King Eternal Monarch wkwkwkw.. 

Setelah Mang Cepy setuju, saya pun gerak cepat men-generate pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam web Kahoot. Malam itu juga saya meminta untuk mengetes sistemnya (kombinasi Zoom dan Kahoot), supaya tahu hal-hal teknis apa saja yang harus saya lakukan sebagai host Kuis Silaturahim Keluarga Cimindi ini hehehe.. Saya dan Amel pun membuat teknis pelaksanaan Kuis supaya bisa nantinya bisa berjalan lancar. Dan technical meeting ini pun selesai jam 12 malam.





Hari Lebaran #2

Yeay, silaturahim+Kuis berjalan dengan lancar. Kuis dibuka dengan lagu main theme "Who wants to be a millionaire" supaya suasananya  meriah dan atmosfer kompetisi tercipta 😎 #tsah

Saya juga pertama kalinya menjadi host Quiz via Kahoot.it. Tebak apa rasanya? Yup, saya merasa seperti komentator sepak bola dan cukup heboh, apalagi partisipannya keluarga. Kebayang kan hebohnya Ua-Ua dan Bibi-Bibi hehehe.. But I enjoyed it very much 😁 

Oh iya, Kuis ini berhadiah lho hehehehe.. Saya, Amel dan Mang Cepy udunan untuk membelikan voucher GoPay atau Pulsa bagi pemenang hihihi..





Alhamdulillah, meskipun lebaran #dirumahaja namun masih bisa semarak. Respon dari keluarga pun baik. Katanya kuisnya seru dan ingin ada kuis seperti ini lagi kalau ada acara silaturahim (lah ketagihan hehehe..) 

Mudah-mudahan projek Sangkuriang ini jadi amal sholeh kami membahagiakan keluarga dan  membahagiakan Alm. Kakek-Nenek di sana, aamiin :')

Jakarta, 30 Mei 2020
Amalina

Ramadhan 1441H kami dan Pandemi Covid-19


Halo semuanya. Apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat ya.. masih #stayathome kan..

Masya Alloh, tak terasa sudah masuk hari ke 18 Ramadhan ya.. Ini adalah Ramadhan pertama kami di Indonesia sejak kami menikah (hohoho, setelah 7 tahun lamanya)
Tapi karena pandemi ini, Ramadhan kami di Indonesia jadi rasa Ramadhan di Belanda (baca: tidak mudik dan tarawih di rumah hehehe) dengan durasi puasa yang lebih pendek dan konstan :) 

Masya Alloh tantangan Ramadhan buat saya kali ini adalah bukan lagi menghandle rasa lapar dan haus, tapi lebih ke bagaimana menahan nafsu terlebih bagaimana handle kegemesan ini sama si Kakak. Si kakak yang volume suaranya besar kadang sampai baby terbangun dan sekarang ngelesnya udah pinter nih, adaaaaa aja alasannya 😆  Oh iya, Kakak sudah sudah saya 'rumahkan' sejak pekan kedua Maret, sedangkan suami mulai official bekerja dari rumah pekan terakhir bulan Maret. Qadarulloh, saya sedang cuti melahirkan. Jadinya gak dapet PR dari kantor hehehe.. 

Tadinya saat cuti melahirkan ini inginnya sambil update blog dan merampungkan list draft (terlebih pengalaman saat di Groningen sebelum terlupa), ingin baca literatur tentang projek yang sedang dilakukan, ingin latihan biola rutin lagi (yap sekarang seminggu sekali aja udah uyuhan hehe). Tapi tapi kenyataan berkata lain, entahlah saat ini kadang saya malah lebih capek dibandingkan dengan biasanya. Adakah Ibu-ibu disini merasakan hal yang sama? Entah karena rasa bosan bin penat sehingga jadi lebih "sensitif"? 
Kalau udah datang rasa-rasa yang begini, saya langsung WA kembaran saya dan bilang 'butuh ngobrol nih, teleponan yuk. Kalau didiemin terus takutnya nanti berubah jadi singa. Wkwkwkwk'. 

Selain tantangannya, tentu ada bahagianya juga dong (in attempt to look at the bright side 😁)
Alhamdulillah, karena #dirumahaja, kami bisa sholat berjamaah hampir setiap waktu. Alhamdulillah Kakak intensif menghapal surat surat pendek Al Qur'an dan membaca buku Tilawatinya setiap hari. Saya juga baking setiap pekannya karena busui butuh doping yang manis manis biar asi lancaaarr dan tetep happy pastinya :) Kami punya waktu bersama lebih banyak, sampai kami beli mainan-mainan legend di Shoppee. Coba tebak apa? Yup, mainan balon tiup TATATA, monopoli dan mainan BP hahahaha.. :) 

Siapa yang masa kecilnya juga main mainan di atas? ;)

Selain itu, Kakak bisa bersilaturahim lagi dengan teman-temannya di Groningen karena setiap Ahad selalu ada pengajian anak online deGromiest Kinderen via Zoom, yeaay! 

Pengajian Anak Online deGromiest Kinderen
Masya Alloh, sekarang apa yang biasa jadi terasa berharga. Pergi ke luar rumah pun rasanya bahagia banget (walaupun cuma ke tukang sayur 10 menitan aja hehe). Alhamdulillah masa cuti melahirkan ini ditemani full team dengan keluarga dan mungkin masih banyak lagi hikmah yang belum saya ngeh. Insya Alloh selalu ada bahagia di setiap kejadian :)

Semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir ya. Jangan lupa selalu cuci tangan dengan sabun dan pakai masker kalau keluar rumah :) Stay safe and healthy everyone!

Jakarta, 9 Mei 2020
Amalina