Tuesday, July 17, 2018

How I set up my Bullet Journal

Halo semuanya!
Alhamdulillah, bullet journal saya akhirnya sudah sampai halaman terakhir dan saatnya mengganti buku baru. Saya menggunakan buku Mijn Bullet Journal (contoh bukunya bisa dilihat di link ini) dari MUS Creative dan saya cukup puas dengan kualitas buku ini. Saya membelinya di Boekhandel Van der Velde Grote Markt dengan harga 12.5 Euro. 

Butuh waktu 8 bulan untuk 'menghabiskan' buku ini hehehehe.. terhitung dari bulan November 2017 ketika saya baru memulai Bullet Journalling sampai bulan Juni 2018. yeay, Bullet Journal Amalina 01 sudah selesai! 


Saatnya memulai Bullet Journal Amalina 02 hehehe.. Saya mau berbagi bagaimana saya memulai buku baru saya :) Oh iya niatnya mau ambil fotonya ketika belum terisi, apa daya sudah terisi sebagian.. Abaikan saja ya isinya.. :)

1) Index
Seperti biasa, halaman awal diisi dengan index atau daftar isi untuk memudahkan pencarian halaman. Saya buat yang minimalis saja hehehe.


2) Future Log
Halaman ini saya tulis agenda-agenda bulan-bulan ke depan. Saya catat in advance supaya tidak lupa. Misalnya jadwal kontrol ke dokter gigi, agenda silaturahim, bahkan ulang tahun teman. 

Future Log

3) Monthly Log 
Kalau ini agenda bulanan. Nah, setiap membuat monthly log, pindahkan agenda-agenda yang sudah pernah ditulis di Future Log ya supaya tidak terlupa :)

Monthly Log

4) Morning Routine Tracker
Nah, ini nih yang penting untuk saya, benar-benar to keep me on the right track. Biasanya kalau saya lagi ga pararuguh (bahasa Sunda : gak karuan), jawabannya ada di tracker ini. Entah mungkin ibadahnya yang kurang atau apalah itu :) Doakan saya semoga istiqomah menjalankannya ya!

5) Hobby and Habit Tracker 
Tujuannya kurang lebih sama dengan yang di atas tapi ini isinya yang mungkin agak ringan-ringan seperti blogging, jadwal maskeran, dan baking saya hehehe.. Disini saya ingin men-track dalam satu bulan seberapa sering sih saya ke perpustakaan, Pusat Belanja Paddepoel atau Selwerd untuk belanja kebutuhan makanan dan lainnya. Saya juga ingin tahu seberapa tahan kah saya tidak buka Facebook atau IG dalam satu bulan hehehehe..

Habit Tracker

6) Weekly Log 
Disini saya menuliskan lebih rinci kegiatan harian / to do list harian saya. Kadang saya suka overwhelmed dengan apa-apa yang harus dikerjakan, namun Alhamdulillah terbantu sekali dengan adanya ini :)

7) Violin Practice Journal 
Hehe, ini saya sengaja buat supaya lebih termotivasi dan lebih terarah dalam latihan biola. Saya membuat practice journal ini karena terinspirasi oleh Marijke Plays youtube channel. Berikut saya sertakan link bagaimana Marijke membuat jurnal latihannya ya : Marijke Plays - Violin Practice Routine. 

Violin Practice Journal and Weekly Log
Semoga postingan ini bermanfaat bagi teman-teman ya. Apakah teman-teman juga punya bullet journal?  Yuk berbagi di kolom komentar :)
Read more >>>

Thursday, July 12, 2018

Hokkaido Baked Cheese Tart

Hokkaido Baked Cheese Tart
Halo semuanya! Wah, pekan ini saya jadi sering nulis resep ya (?) hehehe, moodnya lagi nulis resep nih 😄

Tart ini dipopulerkan oleh toko kue BAKE di Jepang. Kemudian merambah ke Indonesia dan katanya sih harus sampai antri untuk membeli tart ini. Wah, saya jadi penasaran. Akhirnya saya cari resepnya. Saya dapat resepnya dari blog DreamersLoft. Langkah-langkah cara membuatnya dijelaskan dengan sangat detail dan tak tanggung-tanggung, beberapa trialnya pun dibagikan di postingannya.

Untuk mendapatkan konsistensi tart dan custard yang saya inginkan, saya perlu trial 3 kali membuatnya (Ha!) but it's worth it! Resep dari blog Dreamersloft ini menggunakan tiga jenis keju yaitu cream cheese, mascarpone dan parmesan. Nah, saya modifikasi sedikit dengan tidak menggunakan mascarpone namun saya tambahkan takaran cream cheesenya. Alasannya? Mascarpone yang digunakan hanya 50 gram, sedangkan 1 box mascarpone disini beratnya 250 gram. Sayang kan kalau beli 1 box tapi yang dipakai hanya 1/5 nya? hehehe.. Keju parmesan pun saya ganti dengan keju cheddar karena...... hanya itu keju yang ada di kulkas saya haha! 😌, manfaatkan saja apa yang ada 😎. But surprisingly, the taste was still delicious!

Yuk ah langsung kita intip resepnya! 


Hokkaido Baked Cheese Tart

Resep dari  Dreamersloft - Hokkaido Bake Cheese Tart dengan modifikasi

Bahan Kulit tart
- 200 gram terigu
- 100 gram mentega
- 40 gram gula halus
- 1 kuning telur
- 1 sdm susu cair

Bahan Custard
- 200 gram cream cheese
- 30 gram keju cheddar
- 10-15 gram maizena
- 100 mL susu cair
- 30 gram mentega
- 30 gram gula halus
- Vanila secukupnya
- 1 butir telur
- 1 sdm air jeruk lemon
- Sejumput garam
*resep asli menggunakan keju mascarpone dan parmesan, tapi saya skip dan menambahkan cream cheese lebih banyak

Cara Membuat Kulit Tart
1) Aduk tepung, mentega, gula, dan garam menggunakan garpu hingga membentuk tekstur pasir (Saya menggunakan food processor)
2) Tambahkan kuning telur dan susu cair lalu diuleni sampai menjadi adonan yang bisa dipulung dan bulatkan
3) Bungkus adonan dengan plastik wrap lalu diamkan di kulkas selama 1 jam
Nah, selagi menunggu kulit tartnya di kulkas, kita buat custardnya ya.

Cara Membuat Cheese Custard:
1) Tim cream cheese, mentega, keju dan susu sampai semuanya meleleh dengan api kecil
2) Tambahkan gula halus, maizena lalu aduk hingga adonan lama-lama mengental
3) Tambahkan telur lalu aduk
4) Tambahkan vanila dan air jeruk lemon dan angkat
5) Alasi bagian atas custrard dengan plastic wrap supaya custard tidak mengulit atau bisa langsung pindahkan ke dalam piping bag
6) Simpan dalam kulkas minimal 1 jam

Penyelesaian
1) Ambil adonan kulit tart, bagi masing-masing 20 gram lalu dicetak ke cetakan pai dan beri lubang di kulitnya dengan garpu
2) Panggang kulit tart selama 10 menit pada suhu 180 derajat Celcius
3) Angkat, tunggu hingga dingin dan keluarkan dari cetakannya
4) Isikan custard keju (yang sudah didinginkan) pada kulit tart

 
5) Olesi permukaannya dengan kuning telur


6) Panggang selama 6-7 menit suhu 230 derajat Celcius
7) Siap disajikan
Baked Cheese Tart sudah matang 😊
1 resep ini bisa menghasilkan kurang lebih 20 buah tart.

Nah, menurut housemate saya yang mencicipinya, katanya rasanya mirip dengan yang asli 😍 Alhamdulillah..  Jadi terharu deh saya hehehe.. Yuk buat juga di rumah! Lebih ekonomis dan tidak perlu ngantri dong tentunya 😊
Selamat mencoba ya! Happy baking! 😋
Read more >>>

Wednesday, July 11, 2018

Okonomiyaki

Okonomiyaki

Setelah postingan saya sebelumnya tentang Ebiyaki, yang ini masih saudaranya lah, alias Okonomiyaki hehe. Kalau kata kembaran saya, ini namanya bala-bala Jepang 😋 Well, basically memang isian bala-bala dengan adonan khas jepang kan yaaaa..

Okonomiyaki

Bahan:
- 100 gram kol, iris tipis
- 1 buah wortel, iris tipis
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1 sendok makan soy sauce
- sejumput garam
- 100 gram tepung terigu 
- 1 sendok teh dashi
- 2 butir telur
- 140 mL air 
- Irisan cumi-cumi, udang atau gurita untuk isian
- Irisan daun bawang secukupnya

Pelengkap:
- Katsuobushi
- Mayones
-Saus Okonomiyaki (Resep saus okonomiyaki sama seperti saus takoyaki. Saya sertakan link resepnya di bawah ya)


Cara Membuat:
1) Di dalam wadah, campur kol, wortel, terigu, dashi dan baking powder. Aduk.
2) Tambahkan air dan juga telur
3) Aduk rata, jangan sampai overmix. 
4) Panaskan wajan, tuang setengah adonan okonomiyaki kemudian beri isian (cumi-cumi atau udang atau gurita) dan beri sisa adonan okonomiyaki di atasnya. 
5) Masak hingga matang, angkat. 
6) Beri saus, mayones, irisan daun bawang dan taburan katsuobushi di atas Okonomiyaki.
7) Okonomiyaki siap disajikan.

Mudah kan untuk membuatnya 😉 Kalau lagi malas membuat Takoyaki, biasanya saya membuat Okonomiyaki sebagai pengganti. Rasanya mirip dan membuatnya lebih simpel. Tinggal cemplung-cemplung, dadar and voila siap disantap! 
Selamat mencoba ya.. Happy cooking! 😊

Read more >>>

Ebiyaki / Takoyaki



Lho kok bukan takoyaki? Maafkan, gurita disini mahaaaaal hiks jadinya saya pakai udang deh. Makanya namanya ganti jadi ebiyaki hihihi.. Tapi adonannya sama kok dan rasanya tetap enaaaaak 😊 Rasa rindu takoyaki pun terobati Alhamdulillah..
Saya menggunakan resep dari Yuda Bustara Kokiku Tv. Saya tulis lagi resepnya di bawah ya 😊

Ebiyaki / Takoyaki

Bahan:
- 100 gram terigu
- 1 butir telur
- 1 sendok teh dashi (bonito seasoning)
- 1 sendok makan kecap asin
- 340 mL air
- daun bawang secukupnya
- Gurita atau udang rebus secukupnya, dipotong-potong kecil-kecil untuk isian

Bahan Saus:
- 10 - 14 sendok makan saus tomat
- 1 sendok teh gula pasir
- 1- 2 sendok teh kecap asin
- 2 sendok makan kecap Inggris (saya skip ini)
*masak semua bahan di wajan sampai mengental 

Pelengkap:
- Mayones
- Katshuobushi / Bonito Flakes

Cara Membuat Ebiyaki:
1) Di dalam wadah, campur terigu dengan telur dengan dashi dan kecap asin

Dashi / Bonito Seasoning. Saya membelinya di toko Amazing Oriental

2) Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk
3) Panaskan cetakan dengan api kecil (saya menggunakan cetakan untuk poffertjes hehehe, agak maksa ya kedengerannya tapi bisa kok :D Bisa dilihat disini)

Saya menggunakan cetakan poffertjes. Berdayakan saja apa yang ada di rumah hehehe..
4) Masukkan adonan hingga setengah penuh lalu tambahkan isian. Kemudian tambahkan lagi adonan hingga penuh.
5) Taburkan daun bawang dan tunggu hingga bagian bawah matang lalu balik sehingga bentuknya menjadi bundar
6) Masak hingga matang sambil dibalik-balik / diputar-putar
7) Angkat dan sajikan dengan mayones, saus dan taburan katsuobushi di atasnya. 

Selamat mencoba ya! Happy cooking! 😊

Read more >>>

Matcha Green Tea Cupcakes with Cream Cheese Frosting

Matcha Cupcakes

Halo halo 😊

Alhamdulillah baru saja ada acara syukuran teman yang sudah selesai studi PhDnya. Ikut senang sekali rasanya (sambil komat kamit berdoa semoga saya segera menyusul hehehe. aamiin.. doakan ya!) Dalam acara syukuran, tentu rasanya tidak enak kalau membawa tangan kosong hehehe.. Nah, mood tadi siang adalah mood matcha alias green tea. Siapa yang suka green tea disini? :)

Sebelumnya saya bukan penggila matcha yang apa-apa di-matcha-in, apa-apa di-greentea-in. Tapi, sejak di Groningen kok saya jadi suka ya.. hehehe.
Berikut adalah resep Matcha Cupcakes dari Cupcake Jemma, tapi saya modifikasi sesuai dengan tekstur cupcake kesukaan saya. Untuk frostingnya, instead of using the white chocolate icing, I used my favorite:  cream cheese frosting! Nyummy!

Matcha Green Tea Cupcakes

Bahan Cupcakes:
- 125 gram butter, suhu ruang
- 80 gram tepung terigu
- 40 gram tepung maizena
- 4-5 sendok makan susu cair
- 1/4 sendok teh baking soda
- 1/2 sendok teh baking powder
- 3 butir telur
- 1 sendok teh green tea / matcha powder
- 100-125 gram gula pasir

Bahan Cream Cheese Frosting:
- 100 gram cream cheese
- 30 gram butter
- 35 gram gula halus
- Ekstrak vanila secukupnya 

Cara membuat Cupcake: 
1) Kocok butter dengan gula hingga pucat dan creamy
2) Tambahkan telur satu per satu, kocok hingga rata
3) Tambahkan tepung terigu, tepung maizena, baking soda dan baking powder. Aduk dengan spatula.
4) Tambahkan susu cair, aduk hingga rata.
5) Panaskan oven suhu 170 derajat Celcius
6) Sendokkan adonan ke dalam cetakan cupcake
7) Panggang selama 20-22 menit atau hingga permukaan berwarna kecoklatan
8) Angkat dan diamkan di suhu ruang 

Cara membuat Frosting :
1) Kocok butter hingga pucat
2) Tambahkan cream cheese, kocok hingga rata 
3) Masukkan vanila dan gula halus, aduk hingga rata
4) Masukkan ke dalam piping bag 

Sajikan cupcake dengan frosting di atasnya. Selamat mencoba ya! Happy baking! 😊

Source : Green Tea Cupcakes - Cupcake Jemma
Read more >>>

Monday, July 9, 2018

Membuat Roti Boy Sendiri

Homemade Rotiboy

It's summer time, saatnya membuat roti! Lho, apa hubungannya musim panas sama roti? :) hehehe, ada dong.. Musim panas begini adalah waktu dan kondisi yang tepat untuk membuat adonan berbasis ragi karena ragi akan bekerja optimal. Gak perlu deh repot-repot proofing adonan di kamar dengan heater ruangan 😎

Nah, siapa yang suka banget sama roti yang satu ini? :) Dulu pas jaman masih gadis alias jaman kuliah di ITB, pasti selalu beli roti ini deh setiap main ke BIP hehehehe..

Yuk ah langsung saja kita intip resepnya!

Roti Boy

Resep dari Natural Cooking Club Indonesia dengan modifikasi

Bahan Roti :
- 500 gram tepung terigu protein tinggi (kalau disini saya pakai terigu yang tulisannya Patentbloem)
- 14 gram ragi (atau dua bungkus ragi Dr. Oetker juga bisa)
- 2 butir telur
- 75 gram mentega (unsalted), suhu ruang
- 1/2 sendok teh garam
- 220 mL susu cair hangat (suam-suam kuku)
- 50 gram gula halus
- 160 gram mentega asin (salted butter), potong kotak masing-masing 10 gram, bekukan di freezer

Bahan Topping: 
- 100 gram gula halus
- 1 butir telur
- 1 sendok makan kopi instan, larutkan dengan 1 sdm air panas
- 75 gram mentega (unsalted)
- 75 gram tepung terigu

Cara membuat roti:
1) Siapkan susu cair dan campur dengan ragi. Tunggu hingga ragi mengeluarkan buih (kira-kira 5-10 menit). Sisihkan.
2) Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu dan gula halus. Aduk rata.
3) Tambahkan campuran susu cair-ragi dan telur, uleni hingga setengah kalis.
4) Setelah setengah kalis, tambahkan garam dan mentega. Uleni lagi hingga kalis.
5) Diamkan adonan selama kurang lebih 45-60 menit dalam wadah yang ditutup lap basah atau plastic wrap.
6) Kempiskan adonan, bagi adonan masing-masing 50 gram. Bulatkan. Kira-kira jadi 16 buah. 
Dari 16 buah tersebut, ambil 2 buah dan bagi masing-masing menjadi adonan kecil kira-kira 10 gram.
7) Ambil mentega beku dan bungkus mentega beku tersebut dengan adonan roti yang kecil. Lakukan hingga semua potongan mentega habis. 
8) Isikan bungkusan butter ke dalam adonan roti besar (50 gram).
9) Diamkan lagi adonan roti selama 20-30 menit hingga mengembang.

Butter beku telah dibungkus adonan kecil. yeaay, siap diisikan ke adonan besar deh :)
Setelah diproofing

Cara membuat topping:
1) Selagi menunggu roti mengembang, buat topping kopi untuk di atas roti. 
2) Kocok mentega dengan gula halus hingga rata.
3) Tambahkan telur dan kopi, kocok hingga rata
4) Tambahkan terigu dan aduk hingga adonan tercampur rata. 
5) Masukkan adonan topping ke dalam piping bag. 

Penyelesaian:
1) Panaskan oven suhu 180 derajat Celcius
2) Beri topping di atas roti yang sudah mengembang dengan pola melingkar (atau seperti pola obat nyamuk hehehe) 

Siap dipanggang

3) Panggang roti selama 15 menit.
4) Sajikan hangat. 

yeay, Roti Boy sudah matang :)

Rotinya lembut plus ada sensasi gurih dari mentega yang lumer di dalamnya 😍 Nyummy! 
Selamat mencoba ya! Happy baking! 😊😊

Read more >>>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik