Monday, November 27, 2017

Week #2 Practice Journal

Hi everyone!

It is the 2nd week I learn how to play violin. Last Monday I should've had the lesson but I skipped it since my daughter was ill :(

Because I am also busy with my research, I can't practice everyday.. So, I do practice 4 days a week. During weekdays, I do it in the evening around 15-30 minutes. But on the weekend, I try to do it in the afternoon around 45 minutes. 

To make my practice efficient, I wrote it in my bullet journal :)  I was inspired by Twosets Violin and Marijke Plays (thanks, it helped me a lot!)

what you do today can improve your tomorrows. that's a spirit, yes? ;)

Well, that's all for now! Wish me luck  :)  
Read more >>>

Monday, November 20, 2017

Daycare di Groningen

Halo halo :)

Kali ini saya ingin cerita tentang serba-serbi daycare di Groningen. Dari sekian banyak daycare yang ada di Groningen, saya pilih daycare KITS cabang De Deimten (link : http://www.kinderdagverblijfkits.nl/locatie-zernikecomplex-page/, karena lokasinya dekat dengan sekali dengan kantor. Kantor saya di zernike complex, tepatnya di Linnaeusborg, dan daycare ini pas banget di belakang gedung. Kenapa pilih yang dekat kantor? Karena saya menitipkan Dinara sejak umur 5 bulan. Jadi ketika jam makan siang saya bisa kesana untuk menyusui langsung. 


Di KITS terdapat daycare dan juga After School (biasa disebut BSO, untuk anak-anak usia sekolah / Basisschool). Untuk daycarenya sendiri, terdapat dua grup, yaitu 1 babygroup (0-2 tahun) dan 1 peutergroup (2-4 tahun). 

Dalam seminggu, secara umum, anak bisa masuk daycare selama 5 hari (Senin-Jumat). Tapi kalau Dinara masuk daycare Senin-Kamis saja, hari Jumat saya dan suami gantian masuk kampus (setiap dua minggu sekali kami ambil day- off).

Untuk kegiatannya sendiri, sebagai gambaran, biasanya jadwalnya adalah sebagai berikut. 
Sebelum jam 9 anak sudah diantar ke daycare, kemudian jam 9 anak-anak makan buah bersama-sama. Dilanjut dengan kegiatan bermain, membaca buku, menggambar, bermain musik, atau main di halaman. Siang hari jam 12 jadwal anak-anak makan siang, biasanya makan sandwich (sudah disediakan daycare). Setelah itu biasanya anak tidur siang (nah ini tergantung anaknya, ada anak yang biasa tidur siang, ada yang tidak). Lalu jam 3 sore jadwalnya makan snack, biasanya cracker dan minum jus. Kemudian anak-anak main lagi, sampai orangtua menjemput hehe :)

Nah, sekarang perihal biaya. Rata-rata daycare di Belanda memasang tarif sekitar 7 euro per jam. Contoh tarif KITS ada di link berikut :http://www.kinderdagverblijfkits.nl/tarieven-page/, dengan sistem pembayarannya per bulan. Untuk jam masuk anak, pilihannya ada dua: setengah hari atau satu hari full (11 jam, dihitung dari KITS mulai buka yaitu jam 07.30 dan tutup jam 18.30).
Hmm.. untuk 4 hari seminggu masuk daycare, ya bisa dihitung sendiri ya. Sebulan saya harus membayar "sekian" euro. Jujur biaya daycare memang mahal, tapi Alhamdulillah ada subsidi dari kantor pajak Belanda apabila eligible.

*Update April 2018* 

Sistem mendapatkan subsidi kantor pajak ini 'agak kurang simpel' karena awalnya kita meng-apply subsidi ke kantor pajak lewat website kemudian kita menunggu keputusan dari kantor pajak apakah kita berhak atau tidak akan subsidi tersebut. Biasanya kantor pajak akan memberikan subsidinya terlebih dahulu jika kita eligible dalam isian aplikasi. Nah... meskipun subsidi sudah diberikan oleh kantor pajak namun kantor pajak akan menghitung ulang dan kantor pajak akan memberikan surat tentang Final Calculation / Definitieve Berekening (biasanya surat ini didapat kurang lebih satu tahun setelah mendapatkan subsidi bulan pertama). Di surat tersebut akan tertulis apakah kita harus mendapatkan subsidi lebih dari yang seharusnya atau malah harus mengembalikan sejumlah uang karena kita menerima subsidi yang berlebih. 

Agar lebih pasti tentang eligibility, saya menyarankan berkonsultasi dengan konsultan perpajakan untuk expat, seperti Blue Umbrella (www.blueumbrella.nl) atau Tax Globalizer (https://taxglobalizers.com/en/home). 

Besar subsidi yang diperoleh tergantung dari pendapatan. Saya sertakan link kaltulatornya disini ya https://www.belastingdienst.nl/wps/wcm/connect/nl/toeslagen/content/hulpmiddel-proefberekening-toeslagen
Sekian dulu cerita tentang daycare di Groningen.
Semoga membantu ya :)
Read more >>>

Sunday, November 19, 2017

week #1 - The Basics of Violin

Hello there! I decided to write this section in English ☺ I know my English is not that superb but I will try my best! I have been dreaming of this instrument since I was 9 years old. I was inspired by Vanessa Mae and also Sharon Corr. 

I learned the violin when I was 19, yes, when I did my bachelor in Bandung. But then,  I did not have time to practice since I was so busy so with the academics activities, final projects, continued with master program, (and surprisingly) PhD program, and. etc etc etc....

well, to make a long story short, (with A LOT of support from my husband), I decided to learn it again, at the age of 27. Ha!

Two weeks ago I rented a violin in Het Stikerhuis, and last Monday I had my very first lesson. I know there are so many tutorials on youtube but I think I need a teacher who teaches me the basics technique. I read somewhere that it is more difficult to correct a bad habit. So, better to learn the good one from the very start :) It was almost 9 years I didn't play so I assumed that I forget all of the things (and my assumption was right, haha).

So, what I learn this week :
  • how to hold the bow
  • how to hold the violin
  • how to play an open string
  • how to play with 1st finger (only D and A string) 


This is the book that I used for practicing, and it is included a CD to make practice easier :)

Some exercises from my teacher this week:
What's challenging?
It's not easy! but I'm so happy doing this ❤ Alhamdulillaah..



Wish me luck! ☺☺
Read more >>>

Bread Pudding

Halo semuanya..
Alhamdulillah weekend ini saya coba resep baru rekomendasi dari Bibi saya di Bandung : Bread Pudding alias Puding Roti. Beliau menggunakan resep dari Tintin Rayner, wah pasti namanya sudah tidak asing lagi dong ya.. ☺


Bread Pudding

Bahan-bahan:
  • 5 lembar roti tawar
  • 100 gram butter
  • 350 mL susu cair
  • 4 butir telur
  • 100 gram gula
  • 1 sdt ekstrak vanila
  • Bubuk kayu manis secukupnya
  • Kacang almond untuk taburan
Dinara : "halo semuanya, ini bahan-bahannya ya.."


Cara membuat: 
1) Sobek-sobek roti lalu tata di atas pinggan, sisihkan

2) Hangatkan susu bersama butter hingga butter leleh (bisa di panci, kalau saya menggunakan microwave)

3) Dalam wadah lain, kocok lepas telur dan gula dengan menggunakan whisk

4) Tambahkan campuran susu-butter dan ekstrak vanila ke dalam telur kocok, aduk rata

5) Siram roti yang sudah tertata di pinggan dengan adonan

Dinara senang sekali bantu sobek-sobek roti :)



6) Taburi dengan kacang almond dan bubuk kayu manis

Siap dipanggang ;)

7) Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160 derajat Celcius selama 45 menit

8) Angkat dan sajikan :) Hmmm nyummy! Saya menyajikannya dengan cream cheese frosting (sisa dari membuat cupcake kemarin☺)


Selamat mencoba ya.. Happy baking! ☺

Read more >>>

Tuesday, November 14, 2017

Puding Coklat

Halo semuanya.. :) 
Siapa sih yang tidak suka puding coklat? Teksturnya lembut, dan lumer di mulut. Plus plus rasa coklatnya nendang sekali! Resep ini saya dapat dari blog Just Try and Taste, blog masakan favorit saya.. Terimakasih banyak yaa Mbak Endang, anak saya sukaaaa sekali sama puding ini ☺

Oh iya, resep asli bisa menghasilkan dua buah loyang tupperware 30 x 15 cm. Tapi, karena saya hanya punya 1 loyang puding saja (maklum yaaa di perantauan hehehehe), jadi saya buat 1/2 resep deh. Resep di bawah sudah saya konversi menjadi 1/2 resep ya.. Berikut resepnya ☺

Bahan : 
- 1 Liter susu coklat kemasan kotak + 200 mL susu coklat kemasan kecil (kalau pakai susu merk supermarket seperti Albert Heijn, saya pakai susu coklat yang romig alias creamy)
- 200 gram dark chocolate, potong kecil-kecil agar mudah larut
- 1 bungkus agar-agar warna putih/ coklat 
- 15 gram coklat bubuk 
- 60 gram gula pasir 
- Sejumput garam 

Cara Membuat : 
1) Dalam panci besar, masukkan agar-agar bubuk, coklat bubuk, gula pasir dan garam. Aduk rata. 
2) Tambahkan kira-kira 300 mL susu coklat, aduk hingga benar-benar larut.  Jika susu dimasukkan sekaligus, khawatir  akan terbentuk gumpalan-gumpalan dan akan sulit untuk melarutkan gumpalan tersebut. 
3) Jika sudah larut, tambahkan sisa susu. Aduk. 
4) Masak dengan api sedang hingga larutan hampir mendidih (ada letupan kecil di sisi panci)
5) Tambahkan potongan dark chocolate, aduk terus hingga coklat menjadi larut. 
6) Setelah mendidih, matikan kompor.
7) Tuang larutan puding ke dalam loyang puding
8) Tunggu hingga uap panasnya hilang 
9) Dinginkan dalam kulkas
10) Sajikan dengan vla kesukaan ☺


Kesukaannya Dinara :)
Oh iya, saya ga sempat buat vla sendiri jadinya saya beli vla di Albert Heijn terdekat.. Praktis dan murah meriah, 0.5 L hanya 0.68 euro, vlanya digadoin juga enak..(loh kok jadi promosi☺)
Vla favorit saya :) 

Happy cooking! ☺

Source : Puding Coklat Super Nyoklat - Just Try and Taste
Read more >>>

Monday, November 13, 2017

Strawberry Crumble Cake


Halo-halo semuanya.. 
Ada yang ingin kue dengan sensasi segar, dan krenyes-krenyes renyah? Mungkin ini bisa jadi pilihan :) Mama saya sering membuat kue ini, tapi Beliau menggunakan selai blueberry. Resep aslinya bisa menghasilkan dua buah kue dengan ukuran loyang brownies (loyang segi empat atau pun loyang panjang). Karena saya cuma punya 1 loyang, saya buat setengah resep aja. Resep di bawah ini untuk 1 loyang kue ya (Sudah dikonversi menjadi 1/2 resep)


Strawberry Crumble Cake

Bahan kue :
- 125 gram mentega tawar, suhu ruang
- 125 gram gula pasir
- 3 butir telur, pisahkan antara putih dan kuningnya ya
- 100 gram tepung terigu
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh ekstrak vanila
- Selai strawberry, kira-kira 4 sendok makan (atau selai buah lain sesuai selera)

Bahan Crumble:
- 50 gram tepung terigu
- 25 gram mentega
- 25 gram gula pasir

Cara membuat crumble:
1) Campur semua bahan
2) Aduk dengan pisau pastry (saya  biasanya mengaduk dengan tangan) hingga berbutir-butir.
3) Simpan dalam kulkas hingga saatnya digunakan

Cara membuat kue :
1) Kocok putih telur hingga kaku, sisihkan
2) Dalam wadah lain, kocok mentega dan gula dengan kecepatan tinggi hingga lembut


3) Tambahkan kuning telur satu per satu, kocok hingga rata


4) Tambahkan tepung terigu, baking powder dan vanilla, aduk hingga rata


5) Masukkan putih telur sedikit demi sedikit ke dalam adonan. Aduk dengan cara "melipat adonan". We don't want to knock the air out :) 



Konsistensi adonan :)
6) Tuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas roti
7) Panggang adonan dengan oven yang sudah dipanaskan, suhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 15 menit
8) Angkat loyang, kue terlihat  3/4 matang. Semprotkan selai strawberry  (sudah disiapkan dalam piping bag) dengan arah menyilang. Taburkan crumble di atasnya.




9) Panggang lagi hingga kue matang, kira-kira 15 menit.
10) Angkat dan sajikan :)






Hmm.. Lekker.. Kuenya pas banget sebagai teman minum teh di sore hari hihihi..
Selamat mencoba ya.. :) Happy baking!

Read more >>>

Sunday, November 12, 2017

kenapa tidak makan babi?

Halo semuanya. Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja ya..
Kali ini saya ingin sedikit berbagi tentang sebuah cerita kecil, tapi Masya Alloh.. saya bisa mendapat hikmah dari sini. 

Jadi, pada saat jam makan siang, saya bersama teman-teman makan siang. kami terbiasa membawa bekal masing-masing. Kami pun menghangatnya dengan microwave yang tersedia di coffee corner

Sambil menunggu, kami menanyakan satu sama lain "hei kamu bawa bekal apa?". Iya, salah satu hal yang common  saat perbincangan makan siang. 

Saat itu, salah satu teman saya (bule, hehe) berkata...
X : hei Amalina, I bring the meat.
Saya : I'm sorry? 
X: "I bring pork." 
Kemudian Beliau melanjutkan
X: "Sampai sekarang saya tidak mengerti mengapa kamu umat muslim tidak boleh makan daging babi? Kalau alasannya daging itu kotor, agak sedikit kurang masuk akal. Lihat deh, sekarang kan peternakan babi sudah bersih. Lalu kalau peternakannya sudah bersih, apakah kamu jadi boleh makan daging babi?"
Dor!  
Pembawaan Beliau cukup intimidatif sih, dan saya ga mau debat. Kalau dibawa logika, ga akan sampai.. 

Dengan pemahaman saya yang masih minim ini, saya hanya menjawab

"Well, itu sudah tertulis di Al-Qur'an. Saya yakin Tuhan Maha Tahu yang terbaik untuk umatnya. Pasti itu untuk yang terbaik dan saya percaya itu."

Beliau mau menerima jawaban saya, meskipun saya tidak tahu ya Beliau puas atau tidak.
Tapi kemudian perbincangan makan siang pun kembali seperti biasa. Alhamdulillah.. 
Read more >>>

Toilet training Dinara

Assalamualaikum..
Halo semuanya.. kali ini saya ingin cerita tentang  toilet training Dinara, ini berlangsung kira-kira 6 bulan yang lalu. Tulisan ini sudah lama banget ada di draft saya, malah baru dipost sekarang. Gak apa-apa lah ya.. :)

Sebenarnya toilet training ini sudah saya sounding dari awal tahun 2017. Teman-teman Dinara di daycarenya sudah bisa pipis sendiri, either di potty atau di WC. Yep, anak-anak di Belanda umumnya sejak dari umur 2 tahun sudah diajari toilet training.

Waktu itu bulan Maret 2017, strategi kami yang pertama adalah kami biarkan Dinara sendiri yang pilih potty nya. Kami berpikir mungkin Dinara bisa jadi tambah semangat pipis di potty favoritnya. Mulailah dari situ kami ajak Dinara ke Hema, Kruidvat, lihat-lihat via online di www.beslist.nl. Lucunya, Dinara bilang "aku mau potty yang berwarna kuning". Kami kira itu adalah permintaan simpel. Ah, easy peasy, gumam kami. Ternyata, kami cari... cari..oh man, mana nih potty warna kuning kok ga adaa.. kami cari online juga, dan GAK ADA potty warna kuning yang cocok. Pas ada, dijualnya malah di US, harganya pun gak pas di kantong, please I don't want to spend such amount of money just for a yellow potty  >.<

Sampai suatu ketika kami ke IKEA dan Alhamdulillah akhirnya Dinara pilih potty warna hijau. 



pic is taken from here

"itu potty-nya sama kayak di sekolah, Bu.", begitu kata Dinara. 
Yes! Kami sudah senang dong, Dinara suka nih sama potty-nya, bakalan gampang nih trainingnya. But the reality was the other way around. Sampai rumah, Dinara ga mau pipis di potty. Waduh...
Proses toilet training pun sempat ter-reset karena bentrok dengan jadwal conference di Dubrovnik selama satu minggu. Alhamdulillah waktu itu saya bisa bawa Dinara dan suami saya pergi kesana. (Cerita tentang pergi konferensi bersama keluarga in sya Alloh nanti saya post :), menyusul ya)
Ketika di Dubrovnik, Dinara ogah-ogahan pipis di toilet. Saya sedang riweuh juga, dan kami ga mau ambil resiko Dinara ngompol dimana-mana. Walhasil, toilet traning pertama gagal.

Kami sadari juga kalau sebelumnya kami agak setengah-setengah dalam melatih Dinara. Kami melatih Dinara tapi popoknya belum dilepas. Begitu saja berjalan hingga bulan April. Kami hanya bilang "kalau mau pipis, bilang ya". Ternyata itu tidak mempan. Dinara masih belum tahu rasa tidak nyaman basah karena pipis di celana. Kami pun mengakui belum benar-benar konsisten.
Akhirnya, pada bulan Mei, kami putuskan untuk totalitas dan konsisten dalam toilet training Dinara. Selama training ya popoknya harus sambil dilepas juga. Tujuannya agar Dinara mengerti rasa tidak nyaman karena basah. Mulailah kami mencari training pants, kami beli disini . Sederhana saja, kami beli itu karena ada yang bergambar kucing dan Dinara suka kucing hehehehe.. 
Saya bilang ke Dinara kalau "Dinara sudah besar dan sudah tidak pakai popok. Kalau mau pipis, harus bilang ke Ibu ya."
Saat itu juga, kami lepas popok Dinara dan kami gak pakai potty, langsung di toilet saja deh biar cepat hehehe..  Dan............ ya sudah bisa ditebak, di awal-awal, sering kali Dinara pipis di celana, bahkan sampai menangis. 
"Ibu, ini nat.. hiks hiks" (bahasa belanda, artinya basah)
Untuk kami, yang penting Dinara mengerti dahulu kalau pipis di celana itu tidak nyaman. Walaupun yaa.. kami nyuci training pantsnya setiap hari, cuci kering pake. Apalagi Dinara selalu request "aku cuma mau pake celana yang gambar kucing" 
fiiuh, rasanya gemes hehehe.. 
Setiap sebelum tidur dan setiap bangun pagi, Dinara harus pipis di toilet, mau atau tidak mau hehehe.. Saya pun membatasi minum Dinara pada malam hari, pokonya setelah pipis sebelum tidur, Dinara jangan sampai minum lagi.  
Oh iya, kami pun menyiapkan seprei waterproof selama toilet training Dinara. Kami totalitas saat itu, kami tidak pakaikan Dinara popok saat waktu tidur.  Brutal kan  >.<
Kadang greget juga, tapi ya namanya juga anak kecil. hehehe. 

Supaya Dinara tambah semangat, saya pun membuat record toilet training untuk Dinara. Setiap Dinara pipis di toilet, saya hadiahi stiker deh :D Dua minggu kemudian, toilet training selesai sudah! Alhamdulillah.. Dinara sudah lancar ke toilet sendiri dan tidak ngompol di malam harinya. :)
Duh, Ibu terharu :') Anak Ibu sudah besar... Saat-saat ini yang nantinya akan jadi cerita ketika Dinara sudah dewasa nanti. Alhamdulillah.. :)


Read more >>>

Adult beginner violinist hoho

Halo halo semuanya..

Kabar gembira untuk saya *cie*
Akhirnya mimpi yang pernah saya kubur dalam-dalam, saya buka kembali. Apakah itu? Belajar bermain biola! :') Dari kecil saya selalu ingin bisa bermain biola, terinspirasi sekali oleh Vanessa Mae dan juga Sharon Corr. I was exposured with their musics since I was 9 years old I think. 

Dulu sempat belajar biola watu saya kuliah S1, kalau gak salah semester 5 (eh apa semester 6 ya, tahun 2009 pokonya). Saya les privat sama Teh Gisti.  Tapi karena kesibukan skripsi, terbengkalai lah sudah.. :( Dilanjut dengan kesibuka tesis, lalu nikah, lalu S3, lalu punya anak, dan seterusnya... off vakum, gak sentuh biola lagi sampai... 9 tahun lamanya! Ya Alloh..

Kok tiba-tiba mau mulai lagi?
Iya, ini karena saya mungkin sedang berada di tengah ke-stres-an yang cukup yaaa lumayan lah. Dan kayaknya saya perlu stress release yang lumayan powerful haha. Soalnya bikin kue udah kurang mempan lagi merelease stres saya. Saya buka-buka youtube, adakah yang baru mulai belajar biola lagi di umur dua puluh lima ke atas ini.. dan ternyata banyak! I was end up in ViolinNoobie youtube channel and Marijke plays youtube channel. Ah, hati ini bergetar rasanya. Akhirnya, saya bilang sama suami hehe. TERIMAKASIH, Suami! Dukungan yang luar biasa benar-benar bisa membuat saya semangat lagi! 

Okeydokey, langsung dong saya survey tempat les. Gak tanggung-tanggung, dua tempat les saya cobain hehe.. Berani begitu karena  pertemuan pertama tidak dikenai biaya alias gratis hehehehe.. yaa trial test lah ya hehe. Kalau cocok, ya lanjut. Kalau tidak cocok, ya sudah deh sampai disini sahaja (kayak taaruf yaa :P)

Kemudian saya membandingkan harga (yes I'm on a budget), jadwal (apakah les ini akan menggangu riset saya), lokasi (apakah terlalu jauh dari rumah), guru (apakah gurunya bisa mengajarkan les dengan bahasa Inggris), dan lain-lain. Alhamdulillah ada yang cocok, langsung deh saya minta yang paling penting dari yang penting : acc dari suami ;)
Alhamdulillah, suami sudah OK.  Yup, les privat seminggu sekali setiap Senin pagi in sya Alloh :) woohoo..

Terus biolanya bagaimana? Nah, jelas saya tidak beli biola baru. Sayang soalnya, biola saya kan di rumah orangtua saya hehe. Oleh karena itu, saya menyewa biola di sini : Het Strijkerhuis
Sebaiknya, telepon dulu sebelum ke sana ya supaya biolanya bisa disiapkan oleh mereka :)
Meanwhile we were waiting for the contract of administration process, my hubby took some pictures of me :)

Ceritanya kalem...
But I can't hide my excitement!

Harga sewa biola disini bervariasi. Sebagai contoh, biola yang sewa memakan biaya 40 euro per 3 bulan. Itu sudah termasuk tas biola dan rosin. Saya malah request dipinjamkan mute atau peredam suara  biola supaya tetangga ga protes kalau saya latihan hihihi.. I'm afraid I'm squeaking instead of making beautiful sounds >.< 

Tadaaaa!

Anyway.. Doakan saya yaaaa :)
Read more >>>

Saturday, November 11, 2017

Membuat Buttermilk Sendiri

Tak jarang kita temukan buttermilk dalam resep-resep kue, pancake, bahkan masakan-masakan barat.
Nah, sebenarnya apa sih buttermilk itu? ☺

Buttermilk (atau Karnemelk dalam bahasa Belanda) adalah susu hasil dari produk samping pembuatan mentega (Nah, sekarang ketahuan kan kenapa disebutnya buttermilk hehe). Rasanya cukup asam dan teksturnya cukup kental, ya mirip-mirip yogurt  (tapi to be honest lebih enak yogurt sih menurut saya, menurut saya lho ya..)

Alhamdulillah,, di Belanda, bahan dairy based seperti ini melimpah dan harganya murah. Biasanya  di supermarket, buttermilk dikemas dalam dua jenis ukuran, 500 mL dan 1 Liter. Kalau di kantin-kantin kampus ada kemasan 250 mL (dalam gelas plastik). Sebagai gambaran, harga 1 Liter buttermilk adalah 0.9 euro, dan harga 0.5 Liter buttermilk adalah 0.7 euro. Wih, ga jauh beda! Mending beli yang 1 Liter dong kalau gitu? Hmm.. Tergantung selera sih, kalau saya lebih suka beli yang 500 mL saja, soalnya saya pakai ini hanya untuk kue, bukan untuk konsumsi sehari-hari layaknya susu. Oh iya, ketahanan buttermilk ini kira-kira 6 hari setelah kemasan dibuka. 
ini dia buttermilk yang suka saya pakai hehe..

"Wah, di tempatku susah sekali cari buttermilk! Bagaimana ya... "
Jangan khawatir, kita bisa membuat penggantinya sendiri kok :) Berikut caranya ya..

Bahan-bahan  : 

  • 1 gelas susu segar hangat (suam suam kuku)
  • 2 sendok makan cuka atau air jeruk lemon
Cara membuat :

1) Campurkan cuka atau air jeruk lemon ke dalam susu hangat
2) Aduk rata
3) Diamkan 5-10 menit. Susu akan mengental dan gumpalan-gumpalan putih akan terbentuk. 
4) Voila, jadi deh!  Siap digunakan untuk kue, pancake atau masakan lainnya.

Selamat mencoba ya! Happy cooking! ☺

Sources: Homemade Buttermilk - Gemma Bold Baking Basics

Read more >>>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik