Friday, July 27, 2018

Telur Asin dan Hikmahnya


Suatu ketika saat pillow talk..
Suami : Mau makan apa Bu nanti ulang tahun?
Saya : Apa ya.. Hmm.. Di Indo lagi trend saus telur asin lho, Ayah! Aku mau makan udang saus telur asin.
Suami : Telur asinnya beli dimana? Eh, apa bikin aja ya telur asinnya?
Saya : Yuk! Kita bikin aja!
Setelah bertanya pada Mbah Google, ternyata ada beberapa cara untuk membuat telur asin. Kami memilih cara yang paling mudah yang hanya memerlukan 3 bahan : hanya garam, air dan telur hihihi. Cara membuatnya pun hanya merendam telur dalam air garam :) Ma sya Alloh, sang Suami semangat banget lho mengamplas telur ayam satu demi satu :')

Kami pakai telur ayam saja since we didn't have any idea where to find duck eggs :D Oh iya, di dalam air garam telur akan mengambang sehingga sebaiknya merendam telur dalam wadah yang bertutup.
Dua minggu kemudian.. 
We were wondering.. Sudah jadi belum ya..
Akhirnya kami ambil 2 butir telur dan merebusnya. Dingdong, ternyata rasanya masih kurang asin, teksturnya juga kurang "masir". Yowes kami diamkan telurnya 2 minggu lagi :) 

Setelah 2 minggu berikutnya.. VOILA! it was the moment of truth J


Alhamdulillah! Akhirnya berhasil! J

And I was quickly making this!
It was captured directly from the pan. Sorry for the mess hihihi
So guys, when you can buy the salted egg or fried shrimp with salted egg sauce easily, do not take it for granted. Ada loh yang harus menunggu sampai 4 pekan untuk makan ini hehehe (ngacung hihi)

Tapi eh tapi tentu saya juga harus banyak-banyak bersyukur. Saya masih bisa membeli telur, tidak harus mencari ayam hidup dan menunggu mereka bertelur. Tidak pula harus ke laut untuk mendapatkan air asin. Alhamdulillah semua tersedia di supermarket :)

gambar dari sini
Semoga postingan ini bermanfaat dan jangan lupa bersyukur hari ini yaa.. Let's say Alhamdulillah.. :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik