Wednesday, April 10, 2019

Pengalaman Periksa Gigi di Groningen

Halo semuanya, apa kabar? Semoga dalam keadaan baik-baik dan sehat-sehat yaa..

Qadarulloh, beberapa waktu yang lalu saya sakit gigi hehe. Yap, gigi senut-senutan. Tidak menyakitkan sih, tapi ya lumayan annoying juga hehe.. Nah, karena asuransi kesehatan saya disini tidak mengcover biaya pengobatan sakit gigi, maka saya harus merogoh biaya pribadi nih untuk ini. Setelah bertanya-tanya, saya akhirnya tidak pergi ke klinik gigi dokter gigi seperti anak saya (postingannya bisa dilihat di link di bawah ya.. )


Akhirnya saya berkunjung ke Centrum voor Tandheelkunde of Mondzorgkunde di UMCG (selanjutnya saya singkat jadi CTM ya). Perawatan disini dikelola oleh Ko-As dokter gigi yang menempuh studi di UMCG, tentu saja dengan pengawasan oleh dosennya.  Maka ada diskon deh kira-kira sebesar 25% dari harga normal. Yeay! Nah ini nih yang disukai sama Emak-emak mahasiswa perantauan macam saya hehehe.. Mungkin ini secama Rumah Sakit Gigi dan Mulut di Sekeloa-nya FKG Unpad ya. Ada yang pernah kesana? Saya juga pernah kesana, dalam rangka jadi pasiennya teman saya untuk scaling. Lumayan harganya juga lebih murah dari dokter gigi 😎

Untuk informasi lebih lanjut bisa lihat di sini :  https://www.umcg.nl/NL/UMCG/Afdelingen/CTM/Over_het_CTM/Paginas/default.aspx

Setelah ada notifikasi kemudian, saya berangkat ke CTM. Normalnya, kunjungan pertama ini gratis dan hanya interview saja. Pemeriksaan dilakukan saat kunjungan kedua, lalu ketika jika ada treatment yang perlu dilakukan, maka akan dilakukan di kunjungan ketiga. 
Saya ini tipe yang nervous kalau ke dokter gigi. Saat saya sampai disana, dokternya ramah sekali dan saya juga bilang kalau saya tidak lancar berbahasa Belanda, Alhamdulillah dokternya tidak mengapa menggunakan bahasa Inggris hehe. Saat dilakukan pengecekan, Beliau bertanya apa yang saya keluhkan dan apa yang saya harapkan dari kunjungan saya ini. Saya bilang saya mau rasa sakit saya diobati, dan tidak berminat untuk menjadi pasien tetap di sana (considering saya sebentar lagi mau pulang ke Indonesia hehe, doakan ya!)  Alhamdulillah, karena saya mengemukakan ini di awal, akhirnya saya dirujuk ke bagian emergency agar saya bisa dapat penanganan langsung.

a bit nervous actuallly haha

Rontgen Gigi
Setelah dicek, ternyata rasa sakit saya karena adanya inflamasi yang cukup besar dan dalam 😡 Alhamdulillah gigi tersebut tidak perlu dicabut, saya mah sudah pasrah #tsah. Karena inflamasi cukup dalam, maka dosennya yang menghandle langsung 😁 Kala itu saya merasa jadi objek penelitian hahaha, melihat langsung bagaimana Koas ditanya-tanya oleh sang Dokter walaupun saya gak paham seluruhnya juga sih karena mereka berkomunikasi dengan bahasa Belanda hehehe. Tapi saat terdengar suara "kruk kruk kruk", haeeem.. dalam hati saya cuma bisa istighfar.


Setelah itu, saya diberikan resep obat kumur dan juga dianjukan untuk membersihkan sela-sela gigi dengan tusuk gigi khusus. Padahal saya suka bersihkan pakai benang gigi, tapi ternyata itu tidak cukup. Baiklah..

Rasanya sakit gigi itu tidak enak ya, sakitnya sedikit tapi jadi urung-uringan dan cepet ngambek. Suami deh yang kena getahnya hiks. Maafkan yaa Ayaah :') Sekian cerita saya. Semoga ada manfaatnya ya.. 

Wasaalamualaikum 😊
Groningen, 10 April 2019

4 comments:

  1. kebayang sakitnya sambil menjelaskan dengan bahasa asing.. jaminan kesehatan disana cukup baik ya , mbak. Semoga lekas sembuuuuh

    ReplyDelete
  2. hehehe iya Mbak, tapi kalau diingat lagi jadi lucu juga :D
    Semoga Mbak Dewi sehat selalu yaaa dan terimakasih sudah berkunjung kesini :)

    Salam,
    Amalina

    ReplyDelete
  3. habis berapa mb amalina waktu itu? saya juga mau cek gigi, ada masalah dengan gigi bungsu nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ada Mas Ega, halo Mas! :D
      Waktu itu kira-kira habis 30euro-an. Kang Azis juga pernah bermasalah dengan gigi bungsu dan ditangani di CTM juga. Kalau gak salah habis di atas 50euro (karena perlu dicabut gigi bungsunya).

      Semoga lekas membaik ya Mas dan terimakasih sudah berkunjung kesini :D

      Salam,
      Amalina

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik