Saturday, February 17, 2018

Sekilas tentang Taman Kanak-kanak di Belanda

Sekolah Dasar di Belanda atau Basisschool memiliki 8 kelas (biasa disebut dengan 'groep') yang terdiri dari Groep 1 (anak umur 4 tahun) sampai Groep 8 (12 tahun). Pemerintah Belanda mewajibkan anak untuk mulai sekolah saat berumur 5 tahun (Groep 2) tapi hampir seluruh anak di Belanda memulai sekolah dari Groep 1. Apabila disamakan dengan sistem pendidikan di Indonesia, Groep 1 setara dengan TK A, groep 2 setara dengan TK B, dan groep 3 setara dengan kelas 1 SD.

Karena disini budayanya segala in advance, maka kami pun mulai melakukan survey sekolah saat Dinara berumur 3 tahun. Setelah melakukan kunjungan dan melakukan berbagai pertimbangan (hehe), kami memilih salah satu sekolah dan melakukan pendaftaran. Kami mendaftarkan Dinara kurang lebih 3 bulan sebelum ulang tahun Dinara yang ke 4. Saat itu, kami hanya mengisi formulir dan tidak membayar biaya apapun. Beberapa hari setelah itu, kami mendapatkan e-mail dari sekolah untuk jadwal intake/trial sebanyak dua - tiga kali. 

Baca juga : Survey Sekolah Anak

Disini anak-anak tidak menggunakan seragam, pakaiannya bebas tetapi sopan.  Hari pertama intake pun tiba. Dinara terlihat agak overwhelmed dengan tempat baru dan suasana baru. Satu kelas terdapat 22 anak, tidak seperti di daycare (max 15 anak). Alhamdulillah, anak tetangga kami, Almira, satu kelas dengan Dinara jadinya Dinara merasa ada teman hehehe.. Intake pertama membuat saya bangga sekali.  Meskipun hanya setengah hari (08:30-12:00) tapi Dinara tidak menangis atau pun cranky.


First day intake : membuat pohon hias dan mewarnai gambar pohon. Saat itu tema kelasnya adalah Natal
Waktu sekolah seperti pada umumnya yaitu hari Senin hingga Jumat, dimulai pukul 08:30 hingga pukul 14:00. Pintu sekolah dibuka pukul 08:20. Juf (baca : Yuf, artinya guru) sudah stand by di depan pintu kelas menyambut kedatangan anak-anak. Anak-anak mengantri bersalaman dengan Juf sambil berkata "Goedemorgen Juf.." (artinya selamat pagi, Ibu Guru) .Orangtua boleh mengantar masuk ke kelas namun hanya sampai 08:30 saja. Gerbang utama sekolah akan ditutup pukul 08:30 sehingga apabila terlambat harus lewat pintu samping dan jalannya cukup memutar, jadi.. ya jangan sampai terlambat :) Sekitar pukul 10:00 adalah waktu break yaitu waktu anak-anak makan buah bersama-sama di kelas. Setiap anak membawa bekal buah dan juga bekal makan siang dari rumah. Di sekolah tidak ada kantin, apalagi mamang mamang tukang jajan 😅 Adapun jam makan siang adalah pukul 12:00 di kelas masing masing. Anak-anak makan sendiri dan diajar mandiri sejak dini. 

Suasana sekolah jam 08.30. Anak-anak siap masuk ke kelas masing-masing



Bekal sekolah Dinara: roti, buah dan susu. Simpel sekali kaan :) 

Di sekolah Dinara, untuk kelas TK dibagi menjadi tiga yaitu kelas De Vlidertuin (kelas kupu-kupu), Het Berenhool (kelas Beruang) dan De Kikkersloot (kelas Katak).

Kegiatan di kelas
Sekolah ini menggunakan metode Dalton (untuk lebih jelasnya mengenai metode Dalton bisa dilihat di link ini) yang berbasiskan dalam 3 hal yaitu independency, freedom & working together. Kursi duduk anak di kelas dibuat melingkar dan setiap anak memiliki kursi sendiri (ditandai dengan stiker yang bertuliskan namanya). Setiap hari posisi kursinya diacak dan diatur oleh Juf  supaya anak-anak saling mengenal (mungkin juga supaya tidak pilih pilih teman ya hehe..) Juf nya juga duduk dalam lingkaran yang sama dengan anak-anak. Anak yang duduk di samping kanan dan kiri Juf saat hari itu (helper van de dag) adalah anak yang akan bertanggung jawab untuk membantu Juf dan jadwalnya digilir, setiap anak pasti kebagian. Hmm mungkin sama seperti ketua kelas di Indonesia ya hehe.. sehingga sedari kecil anak diajari tanggung jawab.
Kegiatan dimulai dengan bernyanyi kemudian anak dipersilahkan bertanya ke Juf tentang apapun namun sebelumnya harus mengacungkan tangan kanan terlebih dahulu dan anak-anak lain mendengarkan. Alhamdulillah anak jadi dilatih berani berbicara di depan teman-temannya. Oh iya, selalu saja ada tema untuk kelasnya. Misalnya tema winter, spring, carnaval, autumn dan lainnya sehingga kegiatan di kelas disesuaikan dengan tema.


Suasana kelas (video dari Youtube, diupload oleh pihak sekolah)

Baca juga : Keterlibatan Orangtua dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Belanda

Secara umum sekolah di Belanda gratis namun setiap sekolah dapat memungut biaya untuk kegiatan tambahan. Biaya sekolah Dinara adalah sebesar 47 euro per tahun dan ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan di sekolah misalnya kegiatan pentas akhir tahun dan juga school trip. Tidak ada uang pangkal, uang bangunan, uang buku atau uang yang lain karena sudah disubsidi oleh pemerintah Belanda.


Suasana saat menjemput anak. Orangtua sudah menunggu di pelataran sekolah sebelum pukul 14:00. Anak-anak keluar tepat pukul 14:00.
Untuk sekarang sekian dulu cerita mengenai TK di Belanda. In sya Alloh yang berkaitan dengan kegiatan sekolah akan ada di postingan berikutnya :)


Tulisan ini saya dedikasikan untuk Dinara. Semoga ketika Dinara sudah besar Dinara masih bisa  mengingatnya :) 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik