Saturday, June 23, 2018

Ramadhan dan Idul Fitri di Groningen 1429 H

Assalamualaikum! 

Tahun ini adalah Ramadhan dan Idul Fitri kelima kami di Groningen. Semoga tahun depan bisa    merayakannya di Indonesia bersama dengan keluarga tercinta, aamiin. Meskipun jauh dari keluarga dekat, namun di Groningen kami pun merayakannya dengan suasana kehangatan silaturahmi seperti di Indonesia lho. 

Ramadhan

Qadarulloh, Ramadhan jatuh di musim panas, yang artinya harinya panjang dan shaumnya pun cukup lama, kurang lebih 19 jam. Waktu subuh adalah sekitar jam 3 pagi dan waktu maghrib jam 10 malam.  Alhamdulillah, atas rahmatNya, meskipun cukup lama kami sanggup menjalaninya. Tak jarang teman yang bertanya "so you cant eat and drink? I mean not even a glass of water?" 
Bahkan guru les biola saya pun bertanya " Do you think you are  gonna be too hungry to do this?"
Saya hanya menjawab "no" sambil senyum saja hehehe..

Beberapa kerabat berpesan "Ayo makan yang banyak, kan waktu shaumnya lama lho..", namun pelaksanaannya tidak bisa demikian hihihi. Saya dan suami malah tidak bisa makan yang banyak. Makan ta'jil saja sudah terasa kenyang sekali. Porsi makan suami pun menjadi lebih sedikit dibandingkan ketika tidak sedang berpuasa. Ketika sahur kami malah tidak bisa makan nasi karena... lagi-lagi kami masih kenyang! Mungkin itu karena gap dari waktu maghrib dan waktu sahur yang pendek hehehehe.. Akhirnya untuk sahur, makan dua helai roti dan selai, bersama segelas susu pun cukup. Alhamdulillah, makan lebih sedikit, uang belanja pun lebih irit hhihihihi (nah kan departemen keuangan rumah tangga senang hehe)

Disini pun ada kajian-kajian Islami lho selama Ramadhan. Komunitas Muslim Indonesia di Groningen (atau biasa disebut dengan De Gromiest) mengadakan acara tadarus keliling dan buka puasa bersama setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu setiap pekannya. Alhamdulillah, siraman rohani tetap terjaga meskipun berada di negara minoritas muslim. 

Idul Fitri 

Hari Raya pun tiba. 
Kami melakukan solat Idul Fitri bersama di sebuah aula yang disewa oleh pihak de Gromiest. Selepas solat Idul Fitri kami pun saling meminta maaf dan foto bersama.




Hari itu bukan hari libur nasional di Belanda sehingga saya sekeluarga meliburkan diri deh hehehe.. Alhamdulillah saya masih bisa menyediakan hidangan wajib Idul Fitri di rumah : lontong, opor ayam dan sambal goreng ati (yeay!)



Kemudian, acara Halal Bihalal diadakan keesokan harinya di aula yang sama dengan solat Idul Fitri. Alhamdulillah acaranya cukup meriah. Para Ibu-ibu (termasuk saya huehehehe) bersama-sama berbagi tugas untuk membuat lontong, nasi, opor ayam, mi goreng, capcay sayur, rendang dan sambal goreng ati untuk 100 porsi! :) Alhamdulillah acaranya berlangsung lancar. 

Anak-anak dari De Gromiest Kinderen (Pengajian Anak) setelah membaca surat-surat pendek di acara Halal Bihalal
Salah satu hikmah yang saya dapatkan selama Ramadhan kemarin adalah.. harus ridho dan sabar. Sangat sejalan dengan tausiyah yang diberikan oleh Teh Ninih dan teh Ghaida, kalau shaum sebenarnya adalah melatih kita untuk ridho :') Dan salah satu nikmat yang saya abaikan selama di Indonesia adalah hari yang konstan dan stabil. Ayo teman-teman yang di Indonesia, do not take this for granted :) Tapi saya pun tetap bersyukur karena masih ada malam hari disini. Tidak terbayangkan bagaimana rasanya kalau saya berada di Iceland yang tidak ada darkness sama sekali selama musim panas, bisa lihat di video ini  (salut buat teman-teman di sana! :) )

Meskipun sudah 1 pekan berlalu, namun saya meminta maaf lahir batin ya.. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita semua kembali ke fitri dan menjadi manusia yang lebih baik aamiin..

2 comments:

  1. Assalaamu'alaikum, Hai Kak, saya Damar!

    waw, sepertinya seru juga ya berpuasa di luar negeri yang minoritas muslim, apalagi waktu puasanya lama. bisa turun berat badan berapa kilo tuh, hehehe! Taqaballahu minna wa minkum ya Kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam, Damar.

      Sama-sama. Taqaballahu minna wa minkum.
      Inginnya sih turun beberapa kilo tapi timbangan berkata lain hahaha.

      Barusan jalan-jalan ke blog Damar, menarik nih ngebahas skin care, langsung aku follow blognya :)

      Terimakasih sudah mampir ya.

      Salam,
      Amalina

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik