Tuesday, April 17, 2018

Belajar dari Sang Cicak

Ketika Dinara masih berumur 1 tahun, Dinara senang sekali dinyanyikan lagu Cicak. Meskipun Dinara tidak pernah lihat cicak karena di Groningen tidak ada hehehe.. :D

gambar dari sini

Saya : Cicak-cicak di din..
Dinara : ding!
Saya : diam-diam mera..
Dinara : yap!
Saya : dating seekor nya..
Dinara : muk!
Saya : Hap! Lalu?
Dinara : ditangkap…
Sudah cukup lama saya tidak melihat cicak. Iya nih, terakhir pulang ke Indonesia tahun 2015. Sudah lama pula saya tidak menyanyikan lagu Cicak karena sekarang Dinara lebih suka lagu Kinderen voor kinderen dan juga Trio Kwek-kwek.

Ma sya Alloh, bukan suatu kebetulan hari ini saya mendengarkan lagi lagu cicak cicak di dinding. Bukan dari mp3 lagu anak-anak, bukan pula dari anak saya, tapi dari sebuah kajian Ustad Salim A Fillah di youtube. Tenang, tenang, tentu saja isi ceramahnya bukan tentang anatomi cicak, anatomi nyamuk atau makanan nyamuk hehe. Ma sya Alloh, pernahkah kalian merasa mendengarkan ceramah lalu merasa “ih kok ini gue banget. Kok beliau tahu ya”

Yap, belajar dari seekor cicak. Mengutip dari teks lagu di atas, takdirnya cicak "hanyalah" diam-diam merayap, sedangkan makanannya alias si nyamuk bisa terbang kesana kemari. Apakah cicak mengeluh kepada Alloh "kenapa makananku bisa terbang? sedangkan aku hanya diam-diam merayap? Bagaimana nanti aku makan?" Tapi bukankah rejeki cicak yang menghampiri si cicak? Kita simak lirik lagu berikutnya..
Datang seekor nyamuk.. Hap! Lalu ditangkap..
Nah kan... Cicak yang “kodrat”nya hanya bisa merayap itu masih bisa makan kok, bahkan rejekinya si cicak yang menghampiri sendiri.

Seketika langsung deh, jleb jleb jleb.. 
Astaghfirullohaladzim..

وَءَاتٰىكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ  ۚ  وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ  ۗ  إِنَّ الْإِنْسٰنَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). [QS. Ibrahim: Ayat 34]
Benar-benar ya manusia tempat salah dan lupa. Banyaaaaaak sekali hal yang bisa disyukuri. Yakin kalau Alloh Maha Baik :') Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah..

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik