Sunday, March 11, 2018

Waktu sholat di Negeri 4 Musim



Tulisan ini dibuat untuk setoran tulisan minggu ke-10 #1minggu1cerita dengan tema Perubahan.

Salah satu karunia Alloh yang saya peroleh selama tinggal di Belanda adalah menikmati rasanya berada di negeri 4 musim. Kira-kira di Belanda waktu musim dingin adalah Januari - Maret, Musim semi saat bulan April - Juni, Musim panas ketika bulan Juli – September dan musim gugur sekitar bulan Oktober - Desember.
Four seasons of Fort Bourtange, Groningen, Netherlands,
this pic is taken from here

Indah ya. Ma sya Alloh.. 

Selain perubahan musim, ada 'sesuatu' lainnya yang selalu berubah lho yaitu waktu sholat yang selalu berubah hampir setiap harinya. 
Awal waktu sholat Dzuhur adalah ketika matahari telah bergeser dari tengah langit menuju arah tenggelamnya. Waktu sholat Ashar adalah waktu sore hingga matahari memerah yaitu akhir dari dalam sehari. Awal waktu sholat maghrib adalah ketika matahari telah tenggelam hingga matahari benar-benar tenggelam sempurna dan waktu sholat ‘Isya’ adalah saat awal langit mulai gelap (setelah maghrib) hingga sepertiga malam yang awal. Untuk sholat Subuh, dimulai sejak terbitnya fajar kedua/fajar shodiq (cahaya putih yang memanjang di arah ufuk, cahaya ini akan terus menerus menjadi lebih terang hingga terbit matahari.) Dikutip dari link https://muslim.or.id/6258-waktu-waktu-shalat.html. Lebih lengkapnya bisa dilihat di sana ya :)

So basically it depends on the daylight. 

Mau tahu lebih detail tentang jadwal sholat di sini? Berikut adalah jadwal-jadwal sholat yang saya ambil dari (salah satu) Mesjid di Groningen. Keterangan gambar-gambar di bawah. 
Ischa : waktu Isya. Maghrib : waktu maghrib. Assr : waktu Ashar. Zuhr : waktu Dzuhur. Fadjr : waktu Subuh

Jadwal Sholat Bulan Juni (Akhir musim Semi menuju musim Panas) 
Foto Moskee Groningen.
Jadwal sholat bulan Juni
Coba kita lihat polanya.. Semakin hari waktu sholat Subuh menjadi semakin awal (sampai tanggal 23 saja lalu mundur lagi menjadi semakin siang) dan sholat Maghrib serta sholat Isya semakin malam. Sebagai contoh, kita lihat saja tanggal 21 Juni, waktu Isya pukul 00:08 dan waktu Subuh pukul 03:09.

Jadwal Sholat Bulan Oktober (Musim gugur)

Foto Moskee Groningen.
Jadwal sholat bulan Oktober
Karena mulai masuk musim gugur, maka lamanya waktu terang pun semakin memendek sehingga kalau kita lihat polanya, waktu sholat Maghrib dan Isya menjadi semakin awal dan sholat subuh menjadi semakin siang. Pola yang sama juga bisa di lihat di bulan November di bawah.


Foto Moskee Groningen.
Jadwal sholat bulan November
Jadwal sholat bulan Februari (peralihan dari musim dingin ke musim semi)

Foto Moskee Groningen.
Jadwal sholat bulan Februari

Datangnya bulan Maret, musim berganti dan daylight pun semakin lama.

Foto Moskee Groningen.
Jadwal sholat bulan Maret dari sini

Perubahan jam sholat yang sedemikian dinamis ini tentu saja membuat kita harus dapat menyesuaikan diri setiap hari. Dari yang paling dasar saja deh yaitu waktu bangun pagi dan waktu harus tidur. Bagi saya yang awalnya terbiasa dengan daylight di Indonesia yang cenderung konstan, saya cukup ngos-ngosan juga di awal. Peralihan dari musim gugur ke musim dingin adalah waktu yang sangat melenakan. Kenapa? Kalau kita lihat di jadwal sholat saat bulan November subuhnya jam 06:30 pagi dan isya jam 19:30.  Dengan kata lain, bisa aja kan bangun "siang" ritme Indonesia alias jam 6.00 misalnya tapi itu belum masuk subuh lho hehehehe. Nah... kuncinya jangan sampai terlena dengan ini karena kalau sudah kebiasaan, malah jadi sulit untuk membiasakan bangun lebih awal di bulan-bulan berikutnya yang Subuhnya semakin awal juga 😲 

Ramadhan pun cukup menantang karena jatuh pada musim panas (dalam beberapa tahun terakhir dan ke depannya). Gap dari jadwal sholat Isya dan Subuh yang tidak terlalu lama (hanya beberapa jam saja) membuat waktu tidur pun harus diatur sedemikian rupa agar tidak ketinggalan sholat subuh dan juga waktu sahur dong mengingat waktu shaum yang cukup lama. 

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan... (QS 35. Faathir 13)
Kutipan dari Al-Qur'an, Alloh memasukkan waktu malam ke dalam siang dan waktu siang ke malam.. Bukankah itu waktu winter dan waktu summer? Ma sya Alloh :') Semoga kita semua dapat lebih mampu mentafakkuri dan lebih mensyukuri karunia Alloh dimana pun kita berada. Aamiin :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik