Buku Kegiatan Ramadhan 1441H Dinara dan Ibunya :)


Alhamdulillah, tahun ini Dinara semangat menyambut bulan suci Ramadhan. Supaya suasanya berbeda dengan bulan lainnya, Dinara membuat dekorasi sederhana yang terbuat dari kertas HVS. Ibu Dinara membantu menuliskan huruf R, A, M, A, D, H, A, N pada kertas dan Dinara mewarnainya dengan krayon.







Selain itu, Dinara pun membuat buku kegiatan Ramadhan. Buku ini terbuat dari beberapa lembar kertas HVS dihiasi dengan stiker-stiker dan washi tape favoritnya.





Salah satu isi dari buku kegiatan ini adalah ibadah tracker. Setiap kali ibadah dijalankan, maka kolom yang sesuai akan diberi gambar hati ♥️ 



Selain itu, buku ini juga berisi lembar bersyukur. Setiap harinya Dinara akan menuliskan rasa terimakasihnya kepada Allah.



Oh iya, Ibunya buat ibadah tracker juga lho.. Gak mau kalah sama anak doong, biar tambah semangatt :)



Semoga Dinara dan kita semua semakin semangat untuk menjalankan ibadah Ramadhan tahun ini dan bisa istiqomah menjalankan amalan-amalan ini bulan-bulan berikutnya aamiin..


Happy Ramadhan! 

Jakarta, 26 April 2020
Amalina

Hora Finita! Officially a PhD, Alhamdulillah.

Photo by Masyitha

Alhamdulillah.. selesai juga perjalanan panjang ini :') 

Setelah melewati berbagai eksperimen, revisian, diskusi, weekly meetings, presentasi, courses, conferences dan requirements lain dilalui, akhirnya saat itu datang juga: acc dari Promotor untuk PhD thesis defense

"Well, shall we submit to the system?" kata Bapak Promotor.

Saya masih ingat saat itu saya berkata "oh my, it is getting real." 
Tak pakai lama, saya pun segera submit draft thesis pada sistem Hora Finita. 

Qodarulloh, saya dan suami submit draft thesis dalam pekan yang sama dan kami pun sibuk menelepon PhD graduation office untuk bertanya kapan tanggal yang available untuk PhD ceremony/graduation. Kala itu kami agak sedikit mendesak untuk bisa sidang sebelum summer break. PhD thesis submission dan request tanggal untuk PhD defense ini at least 3 bulan in advance karena ada beberapa proses di dalam rentang waktu tersebut. 

To make long story short, saya mendapatkan tanggal sidang di pekan pertama bulan Juli, sedangkan suami mendapatkan tanggal sidang 1,5 pekan sebelum saya yaitu di akhir Juni. 

Persiapan untuk PhD thesis defense kami lakukan semua bersama-sama and indeed it was a very stressful moment for us. Mulai dari memilih percetakan buku thesis, layouting buku, design cover buku, tempat untuk resepsi, membagikan buku thesis/undangan untuk kehadiran saat PhD ceremony, memilih paranymphs (pendamping wisuda), memikirkan kado untuk supervisor, memilih tempat untuk reception dinner, revisian dari reviewer untuk chapter yang akan dipublish saat itu dan masih banyak yang lainnya. Tak lupa mengurus administrasi terminasi kontrak apartemen, listrik, air, dan kawan-kawannya karena kan mau pulang ke tanah air (Hore!). 

Singkat cerita, suami lulus duluan. Saya gak bisa menahan tangis haru. Satu sudah selesai, tinggal saya-eun :') 


Alhamdulillah.. Azis Adharis, PhD :)

Beberapa hari setelah suami selesai PhD defense alias satu pekan sebelum saya defense, saya mendapatkan hadiah in advance dari Alloh: I figured out that I'm pregnant.. :') masya Alloh, my PhD journey was started and will be ended by pregnancy :')

Semakin hari mendekati hari H, rasanya ga bisa dideskripsikan..  ditambah lagi rasa mual dan cepat lelah membuat saya tidak bisa konsen belajar 😅 Ketika mau belajar, eh saya malah tertidur di perpustakaan. Ketika mau belajar, eh mual 😅 Saya sampai menyelinap membawa minuman jahe ke dalam perpustakaan supaya tidak mual hahaha.. 😅 Ya Alloh.. saat itu rasa rasanya saya hanya ingin segera lulus saja deh hehehe..
Dan hari itu pun tiba. Jujur, saya sangat gugup. Saat penguji pertama bertanya, pertanyaan pertama Beliau sama sekali tidak bisa saya jawab. At that time I feel like it was the longest minute in my life. Saya langsung melihat wajah suami dan para paranimf (pendamping wisuda), masya Alloh senyum mereka menyemangati saya :) 


Para Penguji >.< (Photo credit: Aleksandra Zielienska)

(Photo credit: Aleksandra Zielienska)


Alhamdulillah pertanyaan dari penguji lain dapat saya jawab dengan lancar, apalagi penguji terakhir hehehehe. Sayangnya ketika saya hendak jelaskan lebih jauh, pedel sudah datang dan berkata "Hora Finita!"
Untung penguji ketiga bawaannya santai, jadi bisa "bernafas" sedikit lah hehehe..
Tak lama kemudian, prosesi pengumuman kelulusan pun dilakukan. Saya tidak tahan menangis haru :') 

(Photo credit: Aleksandra Zielienska)

Ketika Promotor menyampaikan kesan-kesannya terhahap saya sebelum pengumuman kelulusan

Yeay, lulus!!

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan resepsi di sebuah aula di Academic Building dan malam harinya dilanjut dengan acara syukuran dinner bersama dengan grup penelitian. 

Me and my book :)



(Photo credit: Aleksandra Zielienska)

Sebelum acara dinner selesai, kedua paranymph memutarkan sebuah film persembahan yang isinya parodi ketika saya menjadi masih PhD student. Saya sampai terbahak bahak menontonnya :D Kemudian, saya pun memberikan kenang-kenangan untuk Promotor, kedua paranymph dan juga teman-teman satu grup penelitian. 





Beberapa hari kemudian, saya datang lagi ke lab. Bukan untuk ngelab dong tentunya.. But to say good bye for the last time :) Tidak lupa memfotokopi buku-buku lab journal dan berfoto di lab (yang tidak biasa saya lakukan haha) buat kenang kenangan nantinya :)


Amalina and the "lovely" Fluorimeter hahaha :)



I always fill this 20L running buffer bucket during my PhD. I am gonna miss this for sure.


Bye, desk!

In front of the office



Alhamdulillah. Selesai sudah perjalanan panjang ini. Semoga ilmu yang saya dan suami peroleh selama masa studi ini berkah dan dapat bermanfaat di tempat kami mengabdi nantinya. Aamiin.. 

Suami bawa ijazahnya di hari kelulusan saya supaya bisa foto keluarga dengan ijazah kami masing-masing hehehe..

Yeay we nailed it!

Akhirnya pulang ke tanah air :)

Halo halo.. Apa kabar semua?

Masya Alloh udah lama sekali ya tidak saya kunjungi blog ini. Terakhir postingan yang saya tulis adalah tentang Skincare Routine bulan Mei tahun lalu hehe.. 
Sekarang saya sedang menjalani masa cuti melahirkan di Jakarta. 

Wait, what? Melahirkan? Cuti? Jakarta?
 
Yes, many things happened in less than 1 year. Mulai dari hamil anak kedua (!!!) - PhD graduation (akhirnyaa lulus S3 Alhamdulillah), pindahan Groningen - Bandung (yes we are going back for good), bolak balik Jakarta untuk job interview, dapat pekerjaan sebagai peneliti di Jakarta, pindahan Bandung - Jakarta lalu mulai kerja dan melahirkan.

Well, I would say so many things happened in one time, kalau kata orang Sunda mah "teu reureuh pisan". Hectic banget (iya sampai ga ada waktu buat update blog haha). masya Alloh Alhamdulillah dikuatkan dan diberikan pertolongan sama Alloh :)

Mungkin akan saya post ceritanya dalam beberapa postingan yang berbeda :) Bismillah let's see how far I could manage  doing this in while handling a newborn 😁

Jakarta, 10 April 2020
Amalina